Politik
Ribuan Soal Ujian PPS di Trenggalek Dibakar

Memontum Trenggalek – Mengantisipasi tersebarnya materi soal tes Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPU Trenggalek memusnahkan ribuan soal dengan cara dibakar. Pemusnahan itu, dilakukan beberapa jam usai tes tulis PPS dilangsungkan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi, mengatakan pemusnahan ribuan soal tes PPS ini juga disaksikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Sore ini KPU Trenggalek melakukan pemusnahan ribuan soal ujian PPS untuk Pemilu 2024. Ini kita lakukan dihari yang sama, usai pelaksanaan tes tulis PPS tadi pagi dan disaksikan Bawaslu Trenggalek,” ungkapnya, Selasa (10/01/2023) tadi.
Sedikitnya, ada 1.700 naskah soal yang termasuk 240 naskah soal cadangan serta jumlah yang lembar jawabannya tidak terisi atau tidak terpakai oleh peserta, semuanya dimusnahkan. Sesuai dengan amanah KPU pusat, pemusnahan ini dilakukan bertujuan untuk mencegah penyebaran soal tes tertulis PPS ke kabupaten lain.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Langkah ini memang perlu dilakukan dalam rangka mencegah kebocoran soal dan meminimalisir penyalahgunaan soal. Baik di dalam daerah maupun ke luar daerah,” terang Gembong.
Ketua KPU Trenggalek menambahkan, jika tes tertulis calon PPS ini dilakukan di SMK 1 Islam Durenan. Dalam proses pelaksanaannya juga berjalan lancar dan tertib, tanpa ada kendala. “Untuk tahapan setelah tes tulis ini, nantinya calon PPS akan menjalani tes wawancara. Sampai akhirnya pengumuman penetapan anggota PPS,” ujarnya. (mil/gie)
















