Connect with us

SEKITAR KITA

Targetkan Delapan Emas, Pemkab Tulungagung Siapkan Bonus Atlet Porprov

Diterbitkan

||

Targetkan Delapan Emas, Pemkab Tulungagung Siapkan Bonus Atlet Porprov

Memontum Tulungagung – Kontingen atlet Tulungagung siap berangkat dan mengikuti serangkaian ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke VII tahun 2022, yang akan digeber di Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso dan Situbondo, mulai 25 Juni sampai 03 Juli 2022. Untuk target perolehan medali tahun ini, kontingen Tulungagung menargetkan masuk 10 besar dan memboyong tujuh sampai delapan medali emas.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tulungagung, Suwarsono, mengungkapkan persiapan Porprov VII ini berdasarkan prestasi. Jadi, untuk masuk tim harus ada prestasi resmi Kejurprov. Sehingga, tidak hanya ikut pertandingan, tetapi juga harus ada target berdasarkan prestasi Kejurprov 1, 2 dan 3 tahun terakhir.

“Kemarin kita mendapatkan empat emas. Kalau sekarang ini, targetnya sekitar tujuh sampai delapan emas,” ungkap Suwarsono, Selasa (14/06/2022) tadi.

Menurutnya, Cabor yang tidak diikutkan adalah yang tidak ada prestasinya. Diantaranya, seperti sepak bola dan bola voly. Selain itu, juga karena tidak ada kejuaraan resmi di Kejurprov VII di tahun 2022. Sehingga, tidak bisa diberangkatkan karena peraturannya seperti itu.

“Tujuh emas yang ditargetkan, diantaranya dari Cabor futsal, renang, terus angkat berat, binaraga, hoki, senam dan taekwondo,” imbuhnya.

Baca juga:

KONI Tulungagung juga berharap, pada Cabor Petanque meraih perak, termasuk juga Cabor Panahan bisa melampaui target. Sementara untuk Cabor Hoki, ikut menjadi favorit juara. Sebab, sebelumya dalam Kejurprov meraih Juara 2 atau 1 secara berulang kali.

“Cabor Hoki selalu Juara 1 dan 2 serta Juara 1 dan 2,” terang Suwarsono.

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengungkapkan ada tiga hal yang harus ditanamkan dalam jiwa atlit. Karena secara tidak langsung, ini akan membentuk baik pribadi maupun rohani atlit.

“Saya berpesan menjadi seorang atlet adalah yang namanya ‘Scholl of life’. Harus memahami manajemen,” ujar Maryoto.

Politisi PDI-P ini mengaku, kedua yang harus dimiliki adalah harus bisa memutuskan dan mempunyai motivasi ‘saya yakin bisa, saya yakin menang’. Termasuk, menjaga sportivitas baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Ketiga adalah menjaga kedisiplinan.

“Saya ucapkan baik kepada atlet, pengurus dan official, agar dapat meraih prestasi yang diharapkan,” imbuhnya

Maryoto menambahkan, kepada official juga harus memberikan bimbingan nasehat. Dimana akan bertanding, seorang official harus mampu sebagai Peri dan juga sebagai pelindung dan temannya.

Pemkab Tulungagung berkomitmen, untuk ikut mensupport karena membawa nama baik daerah. Pemkab telah menganggarkan APBD, untuk kegiatan tersebut. Termasuk bonus akan disiapkan.

“Termasuk bonus, saya siapkan. Nanti ada kriterianya untuk medali emas, medali perak dan perunggu,” paparnya.

Bonus yang disiapkan bagi atlet, ujarnya, adalah seperti tahun kemarin. Rinciannya yaitu emas perorangan Rp 15 juta, perak Rp 10 juta dan perunggu Rp 7,5 juta. Jika ditotal, anggaran yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan semua sekitar Rp 2,5 miliar.

Tidak hanya bonus, Maryoto juga memberikan fasilitas bagi atlet yang berprestasi di usia anak-anak sekolah, untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal itu, juga sejalan dengan peraturan pemerintah soal wajib belajar 12 tahun.

“Kita berikan prioritas untuk melanjutkan di tingkat yang lebih tinggi, dalam kawasan sekolah. Artinya, sampai dengan SLTA,” ujarnya. (jaz/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.