Bengkulu
Targetkan PAD 2023 Senilai Rp 320 Miliar, Bapenda Kota Bengkulu Siapkan Reward untuk Warga Taat Pajak

Memontum Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahunnya meningkat. Pada tahun 2023 ini, Bapenda menargetkan PAD bisa tembus Rp 320 miliar.
“Untuk PAD tahun 2023, kita genjot targetnya bisa tembus Rp 320 miliar,” ungkap Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Eddyson saat diwawancara, Rabu (04/01/2023) tadi.
Menurutnya, untuk penerimaan PAD di tahun 2022, Bapenda mengalami banyak kendala. Diantaranya, belum stabilnya pertumbuhan ekonomi, ditambah lagi para pelaku usaha banyak mengeluh. Ini diakibatkan dampak Covid-19, karena banyak pelaku usaha yang mengeluh pemasukan berkurang bahkan ada yang anjlok usahanya.
Baca juga :
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
- DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda
- Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka
“Ya, banyak dari para pelaku usaha mengeluh. Mereka meminta keringan, agar penarikan pajak tidak di pungut sekaligus. Dengan kondisi tersebut, kita memberikan kelonggaran. Untuk di tahun 2023 ini, ekonomi perlahan pulih dan kita targetkan PAD bisa naik,” ujarnya.
Nantinya, ujar Kepala Bapenda, agar wajib pajak yang taat dan sadar membayar pajak, Bapenda berencana memberikan reward kepada warga kota sebagai wajib pajak yang taat bayar pajak. “Salah satu upaya kita nantinya, tentu akan ada reward bagi warga yang taat bayar pajak. Ini salah satu upaya agar penerimaan PAD di 2023 akan tercapai. Sudah dilakukan koordinasi dan pendekatan ke bank (Kasda),” jelas Eddyson. (bkl/gie)
















