Bondowoso
Tekan PMK, BPBD Bondowoso Semprot Disinfektan

Memontum Bondowoso – Untuk meminimalisir penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penyemprotan disinfektan.
Kepala Pelaksana BPBD, Dadan Kurniawan, mengatakan bahwa kali ini timnya melakukan penyemprotan di dua tempat sekaligus. Yaitu di Pasar Hewan dan di Desa Badean, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Penyemprotan pertama dilakukan di Pasar Hewan Kelurahan Kademangan Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Pasar tersebut dikenal dengan Pasar Selasaan, karena bukanya tiap hari Selasa,” kata Dadan, Selasa (28/06/2022).
Mantan Sekretartis Dinas Koperasi, Indsustri, dan Perdagangan (Diskoperindag) ini menambahkan, tujuan penyemprotan ini untuk menanggulangi virus PMK. Dalam pelaksanaanya, BPBD bekerjasama dengan prajurit TNI Markas Kodim (Makodim) 0822 dan sejumlah petugas Diskoperindag.
Pantauan di lapangan, setelah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Kademangan, BPBD bergerak ke Desa Badean, Kecamatan Bondowoso bersama Dinas Peternakan dan Perikanan. “Kami melakukan penyemprotan wabah PMK di Desa Badean, Kecamatan Bondowoso,” kata Dadan. (zen/gie)
















