Bondowoso
Tekan PMK, BPBD Bondowoso Semprot Disinfektan

Memontum Bondowoso – Untuk meminimalisir penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penyemprotan disinfektan.
Kepala Pelaksana BPBD, Dadan Kurniawan, mengatakan bahwa kali ini timnya melakukan penyemprotan di dua tempat sekaligus. Yaitu di Pasar Hewan dan di Desa Badean, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Penyemprotan pertama dilakukan di Pasar Hewan Kelurahan Kademangan Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Pasar tersebut dikenal dengan Pasar Selasaan, karena bukanya tiap hari Selasa,” kata Dadan, Selasa (28/06/2022).
Mantan Sekretartis Dinas Koperasi, Indsustri, dan Perdagangan (Diskoperindag) ini menambahkan, tujuan penyemprotan ini untuk menanggulangi virus PMK. Dalam pelaksanaanya, BPBD bekerjasama dengan prajurit TNI Markas Kodim (Makodim) 0822 dan sejumlah petugas Diskoperindag.
Pantauan di lapangan, setelah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Kademangan, BPBD bergerak ke Desa Badean, Kecamatan Bondowoso bersama Dinas Peternakan dan Perikanan. “Kami melakukan penyemprotan wabah PMK di Desa Badean, Kecamatan Bondowoso,” kata Dadan. (zen/gie)
















