Kota Malang
Terperosok Sumur Tua 40 Meter, Petani Desa Selorejo Tewas

Memontum Kota Malang—Supeno (60) warga warga Dusun Selorejo, RT 07/ RW 03 Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kanupaten Malang, Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 23.00, ditemukan tewas di dalam sumur tua di kawasan tegalan Jl Joyo Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru , Kota Malang.
Karena kedalamannya mencapai 40 meter, jenazah korban baru berhasil di evakuasi pada Senin (5/3/3018) sekitar pukul 00.30. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapat bisum dokter.

Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa sekitar pukul 14.00, Supeno pamit ke keluargany untuk mencari rumput dan bambu. Rencananya bambu akan digunakan untuk tambahan bahan membangun rumahnya.
Ternyata hingga sore, Supeno tak kunjung pulang. Sekitar pukul 17.00, keluarga mulai panik hingga melakukan pencarian. Julianto (35) anak korban melakukan pencarian di sekitar lokasi. Saat itu di sebuah sumur tua ada warga yang melihat sosok berbaju putih berada di dasar sumur. Oleh karena itu Julianto pun curiga bahwa sosok yang ada di dalam sumur adalah ayahnya.
Yasin, satpam setempat kemudian melakukan pengecekan di CCTV. Ternyata benar bahwa Supeno pada Minggu siang sempat melintas di sekitar lokasi. Kejadian itu selanjutnya di lPorkan ke Polsekta Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi. Tim SAR gabungan dan relawan juga mendatangi lokasi. Tim SAR melakukan evakuasi. Tubuh Supeno akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Perlu diketahui bahwa Supeno sehari-harinya bekerja sebagai petani cabai. Diduga saat kejadian dia hendak mengambil bambu di sekitar lokasi hingga terperosok ke dalam sumur sedalam 40 meter tersebut. Sumur tersebut kondisinya memang sudah lama tidak terpakai dan tertutup rerumputan dan bambu. Sedangkan motor milik korban ditemukan terparkir di kawasan dekat pondok Bahrul Magfiroh.
Kapolsekta Lowokwaru Kompol Pujiono SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. ” Diduga saat mencari bambu korban terperosok masuk ke dalam sumur. Jenazahnya sudah berhasil di evakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSSA Malang,” ujar Kompol Pujiono. (gie/yan)













