Kabupaten Malang
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Malang Luncurkan Program Sekolah Unggulan

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, melaunching Sekolah Unggulan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang berlokasi di SMP Negeri 3 Kepanjen, Rabu (01/10/2025) tadi. Program ini, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang.
Turut hadir pada acara itu, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Hariono MP, Anggota DPRD Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepala SD dan SMP se Kabupaten Malang, serta Forkopimcam Kepanjen.
Sebagai informasi, pada kesempatan itu Bupati Malang melauncing 17 SD dan SMP Unggulan Kabupaten Malang. Sejumlah sekolah itu, meliputi SDN 2 Wadanpuro Bululawang, SDN 4 Panggungrejo Kepanjen, SDN 2 Donomulyo, SDN 1 Tawangsari Pujon, SDN 1 Pagentan Singosari, SDN 1 Tumpang, SDN 3 Turen, SMPN 1 Bululawang, SMPN 1 Karangploso, SMPN 3 Kepanjen, SMPN 4 Kepanjen, SMPN 1 Ngantang, SMPN 1 Singosari, SMPN 2 Sumberpucung, SMPN 1 Tumpang, SMPN 1 Turen, dan SMPN 1 Wagir.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menjelaskan Sekolah Unggulan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Malang dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas 2045. “Melalui program ini, diharapkan dapat mewujudkan peserta didik yang religius, nasionalis, cerdas, saintis dan berdaya saing global,” katanya.
Program Sekolah Unggulan di Kabupaten Malang, tambahnya, merupakan hasil sinergi antara Pemkab Malang melalui Dinas Pendidikan dengan UM. Kolaborasi ini, tidak hanya berfokus pada pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Akan tetapi juga pada peningkatan kompetensi guru, manajemen sekolah, hingga penguatan karakter peserta didik yang memiliki kapasitas critical thinking, creativity, collaboration, communication, serta literasi digital.
Baca juga :
Sekolah unggulan di Kabupaten Malang, lanjutnya, didesain agar para siswa mampu mengimplementasikan tujuan program sekolah unggulan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT dan budi pekerti yang luhur. “Para generasi penerus kita, diharapkan juga memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Bupati Malang.
Selain itu, Sekolah Unggulan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa, menghasilkan lulusan yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual dan sosioemosional yang tinggi, serta berdaya saing.
“Launching Sekolah Unggulan ini merupakan awal dari sebuah perjalanan panjang. Mari kita bergandengan tangan bersama-sama terus mendukung pengembangan sekolah unggulan ini,” imbuh Bupati Malang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji, menjelaskan bahwa untuk Program SD dan SMP Unggulan tersebut bekerjasama dengan UM. “Mulanya ada 15 Sekolah Unggulan. Kemudian menjadi 17, setelah terinsipirasi seluruh jumlah raka’at sholat 5 waktu. Dan alhamdulillah, disetujui oleh UM. Kualitas pendidikan di Kabupaten Malang terus meningkat. Alhamdulillah saat ini hampir 5 ribu siswa yang lulusannya nilai rata-rata 9,” jelasnya. (pro/mlg/gie)











