Hukum & Kriminal
Tragedi Pantai Payangan Jember, Pimpinan Ritual Maut Padepokan Tunggal Jati Nusantara Jalani Pemeriksaan di Polres

Memontum Jember – Peristiwa ritual maut yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia akibat terseret ombak laut selatan, Pantai Payangan Watu Ulo, hari Minggu (13/02/2022), dini hari, kini bergulir ke ranah hukum.
Dua korban selamat dari Padepokan Tunggal Jati Nusantara yang sempat dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember, digelandang ke Mapolres Jember. Kedua orang tersebut adalah Nurhasan yang tidak lain adalah Ketua Padepokan Tunggal Jati Nusantara dan Feri Luhur Budianto sebagai anggota.
Baca juga:
- Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang
- Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman
- Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK
- Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan
- Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan
Sekitar pukul 13:25, keduanya dijemput dari RSD dr Soebandi dengan pengawalan pihak kepolisian menuju Mapolres Jember dengan mengenakan kaos berwarna merah. Kedua Korban saat ini sedang melakukan pemeriksaan di Satreskrim Unit Pidana Umum.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum mengumumkan perihal perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana insiden Pantai Payangan ini. Diketahui sebelumnya kedua korban dirawat di RSD dr Soebandi sejak hari minggu (13/02/2022) dengan pengawalan ketat pihak kepolisian. (rio/gie)
















