Sidoarjo
Tuntut Dilibatkan Kelola Sampah, Warga Bluru Kidul Tutup Sementara TPST

Hal yang sama disampaikan peserta aksi lainnya, Cahyo. Menurutnya sudah 10 tahun TPST itu dioperasikan. Akan tetapi tidak ada warganya yang diikutkan menjadi pekerja di TPST itu.
‘Memang awalnya TPST ini kecil. Lama kelamaan menjadi besar. Hingga kini tak ada warga Bluru Kidul yang ikut dipekerkan di TPST ini,’ ungkapnya.
Pasca orasi bebas dan menutup TPST, sejumlah perwakilan warga diajak koordinasi ke kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo. Sebanyak 9 perwakilan warga yang ikut rapat koordinasi itu adalah Iwan, Abu Sutrisno, Yoyok Diansari, Farid, M Iwan, Andik, Erlan, Slamet dan Basori. Mereka ditemui sejumlah pejabat DLHK Pemkab Sidoarjo untuk mencari solusi atas tuntutan warga itu.
Sementara itu, Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, M Bahrul Amig berjanji bakal mengakomodir tuntutan warga itu. Yakni dengan menata ulang TPST Lingkar Timur.
‘Tuntutan kita respon. Kami segera menata ulang manajemen TPST Lingkar Timur dengan melibatkan warga Bluru Kidul untuk diberi kesempatan yang sama,’ tandasnya. (wan/yan)
















