Surabaya
Undur Diri dari Struktur PBNU, KH Ma’ruf Amin Datangi PWNU

Ditemui di tempat yang sama, Ketua PKB Muhaimin Iskandar memberikan tanggapan mengenai kunjungan ke ponpes-ponpes di Jatim dengan Ma’ruf Amin.
“Hari ini saya mengawal Rais Aam Ma’ruf Amin, saya mendampingi beliau untuk kunjungan ke pesantren di Kediri, Jombang, Gresik dan Lamongan. Dengan harapan beliau meminta izin untuk maju ke pilpres 2019 yang akan datang. Sehingga para kiai memaklumi atas keputusan beliau,” tandasnya.
Ditanya awak media perihal ketua tim pemenang Jokowi-Ma’ruf, pria yang akrab disapa Cak Imin ini baru bisa mengumumkan pada tanggal 7 September 2018. “Nanti akan diumumkan pada tanggal tujuh. Pak Jokowi akan memutuskan tapi sekarang beliau masih mempertimbangkan alternatifnya,” kata Cak Imin.
Ia menyebut ada banyak alternatif dan kandidat sebagai ketua tim pemenangan, salah satu nama yang paling gencar ialah Erick Tohir. Sedangkan nama Deddy Mizwar sudah ditetapkan sebagai juru bicara tim pemenang Jokowi-Ma’ruf.
“Alternatif salah satunya Pak Erick Tohir dan jubir sudah ada Dedy Mizwar untuk menambah wawasan masyarakat guna menanggulangi berbagai masalah yang dihadapi pasangan,” sebut mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014 ini.
Cak Imin memberi tahu, bahwa kriteria ketua pemenangan harus sepaham dengan Jokowi dan tentunya mempunyai bekal pengalaman yang cukup. “Yang penting Pak Jokowi cocok dan tentunya banyak pengalaman. Saya sendiri sudah masuk sebagai jajaran penasehat,” tutupnya.
Sekadar diketahui, selain sowan ke pesantren, Ma’ruf Amin juga ziarah ke makam para pendiri NU, yakni Hadratussyaich KH Hasyim Asyari. Serta kunjungan ke makam Sunan Drajat dan Rembang, Jawa Tengah untuk menemui KH Maimun Zubair. (sur/ano/yan)
















