Kota Malang

Wartawan Senior Berikan Petuah, Warga Kampung Budaya Polowijen Berikan Apresiasi

Diterbitkan

-

Puluhan wartawan senior dan junior Malang Raya saling membaur lintas generasi. (rhd)

Sementara, Mondry, mantan wartawan yang kini beralih profesi menjadi dosen FISIP UB ini berpesan agar generasi muda saat ini tak terpaku di pusaran dunia media saja. Namun bisa mengembangkan keahlian lainnya. Sehingga dapat memberikan manfaat lainnya kepada banyak orang.

“Menulis memang tidak bisa lepas dari dunia media. Namun menulis juga ada di bidang lainnya. Terus kembangkan keahlian kalian. Banyak contohnya, mantan wartawan kini menjadi pengusaha media setelah menjajal berbagai pengalaman di luar media. Ada juga yang mendirikan pendidikan tinggi, seperti Rektor STIKOSA. Intinya, orang yang baik itu orang yang bermanfaat bagi lingkungannya,” jelas Mondry.

Sebelumnya, Minggu (10/2/2019) pagi, beberapa awak media juga diundang secara khusus oleh Kampung Budaya Polowijen (KBP) untuk tasyakuran bersama dalam memperingati HPN.

“Tujuan acara kami ini sebagai bentuk apresiasi kepada rekan-rekan media. Sejak berdiri 2 April 2017, kami terus tumbuh berkembang berkat media. Terhitung sekitar 700-an lebih artikel yang bisa mengantarkan kami hingga ke titik ini. Kami hanya bisa memberikan sedikit tumpeng dalam peringatan HPN 2019 ini,” jelas Ki Demang Isa Wahyudi, Penggagas Kampung Budaya Polowijen (KBP).

Advertisement

Dalam kesempatan itu, digelar pula Orasi Budaya yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, eksekutif, legislatif, budayawan hingga media massa, membahas mengenai pelestarian budaya bertemakan ‘Warisi Tradisi Lestarikan Budaya’ tersebut diikuti oleh kurang lebih 50 peserta. Turut hadir dalam dialog tersebut, diantaranya Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, serta Wakil Walikota Malang yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Kominfo, Zulkifli. (adn/yan)

 

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas