Hukum & Kriminal

Waspada, Jelang Puasa Aksi Begal dan Maling Sapi Lumajang Mulai Marak

Diterbitkan

-

CURWAN: Ilustrasi aksi pencurian hewan. (ist)

Memontum Lumajang – Aksi pencurian hewan alias maling sapi dan begal menjelang Puasa Ramadan, mulai marak di wilayah Kabupaten Lumajang. Kali ini, yang menjadi korban dalam aksi begal adalah Suyono, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Korban menjadi sasaran aksi, saat melintas di Jalan Raya Jatiroto tepatnya Depan Kantor Puslit Sukosari, Selasa (03/02/2026) malam.

“Informasinya selain di Sukosari, aksi kejahatan sama juga terjadi di daerah Persil. Waktunya hampir bersamaan, sementara yang di Sukosari korbannya Suyono, warga Rojopolo, yang dirampas sepeda Beat” kata warga Jatiroto, Zulmi.

Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan terkait adanya kejadian tersebut. “Benar ada kejadian pencurian dengan kekerasan di depan Kantor Puslit, sudah ditangani oleh Polsek Jatiroto, ” terangnya, Rabu (04/02/2026) tadi.

Baca juga :

Advertisement

Sementara ketika ditanya langkah-langkah dari Polres Lumajang menyikapi mulai maraknya begal dan maling sapi, Ipda Suprapto belum memberikan penjelasan.

Perlu diketahui, menjelang Bulan Puasa Ramadan ini kriminalitas di Kabupaten Lumajang, mulai marak. Rohim dan Mair, warga Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diperoleh informasi sebelumnya menjadi korban maling sapi, Jumat (16/01/2026) malam. Dalam semalam, sebanyak lima ekor sapi raib digondol maling dari dua TKP tersebut.

Dua hari kemudian Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, kebobolan empat ekor sapi, meski akhirnya berhasil ditemukan kembali sebanyak tiga ekor. Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian maling sapi membobol kandang di Desa Tempursari Kedungjajang dan berhasil menggondol dua ekor sapi. (adi/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas