Kabar Desa

Wilayah Kecamatan Panggul Alami Longsor, Polres Trenggalek bersama Stakeholder Lakukan Pembersihan

Diterbitkan

-

LONGSOR: Petugas gabungan saat membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. (ist)

Memontum Trenggalek – Wilayah Kabupaten Trenggalek kembali dilanda tanah longsor. Kali ini, musibah tanah longsor terjadi di sejumlah titik di Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi, mengatakan peristiwa bencana alam hidrometeorologi berupa tanah longsor di Desa Ngrencak, terjadi di beberapa lokasi. Peristiwa itu, terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panggul dan sekitarnya, sejak Selasa (10/12/2024) malam.

“Tanah longsor dilaporkan terjadi tepatnya petak 72 W di Jalan Raya Panggul-Trenggalek KM 8 masuk Dusun Pager Gunung, Desa Ngrencak. Tebing setinggi 25 meter dan lebar 50 meter longsor, menyebabkan tembok penahan tanah dengan tinggi 3 meter dan lebar 13 meter mengalami keretakan,” katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2024) tadi.

Material longsor berupa tanah dan batu yang meluber, ujarnya, hampir menutup setengah badan jalan dan mengakibatkan arus lalu lintas di jalan utama tersebut menjadi tersendat.  Sementara itu, tanah longsor juga diketahui terjadi di Dusun Kasian, Desa Ngrencak.

Advertisement

Baca juga :

Tembok rumah Ponijan, warga setempat dengan tinggi 3 meter dan lebar 13 meter, jebol sehingga material longsor memenuhi rumah korban. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya telah mengerahkan sejumlah personelnya untuk datang ke TKP dan bersama stakeholder terkait melakukan upaya penanganan dengan gotong royong membersihkan material longsor. “Jalur Panggul-Trenggalek ini merupakan jalur utama dan merupakan salah satu infrastruktur yang menggerakkan roda ekonomi. Tingkat kepadatan arus juga relatif tinggi. Jadi kita berupaya untuk segera melakukan langkah pembersihan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk penanganan terhadap tanah longsor itu sendiri, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten untuk menghindari terjadinya longsor susulan. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dan waspada, terutama bagi para pengguna jalan maupun warga yang berdomisili berdekatan dengan tebing tanah khususnya saat kondisi hujan deras.

Advertisement

“Jika mengetahui ada bencana alam sekecil apapun, mohon diinformasikan kepada kami agar bisa segera di tangani,” imbuhnya. (mil/gie)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas