Kota Malang
477 Film Meriahkan MAFI Fest 2019

MAFI Fest 2019 memiliki 4 kategori lomba, terdiri dari Fiksi Pendek Mahasiswa, Fiksi Pendek Pelajar, Dokumenter Mahasiswa dan Dokumenter pelajar. Jumlah film yang masuk tahun ini mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu 477 film dalam program kompetisi hingga tersisa 23 film yang lolos kurasi.
“Kemudian film-film yang telah lolos kurasi tersebut akan dikompetisikan sehingga mengerucut menjadi 1 film per kategori. 477 film itu terbagi pelajar 120 film, dan mahasiswa 352 film. Hingga terpilih 17 finalis mahasiswa, dan 5 finalis pelajar. Segi penilaiannya dari ide cerita, penyampaian dalam film, dan lainnya,” jelas Astu Prasidya, Tim Juri MAFI 2019.
Adapun program non kompetisi yang tidak kalah menarik, diantaranya Malam Penghargaan, Sesi Malangan, Program Penayangan Khusus, Program Penayangan Perdana (Produksi Bersama Kine Klub UMM ke-16 dan Malang Sinau Dokumenter), Diskusi Umum dan Kelas Kritik.
MAFI Fest 2019 didukung oleh penyedia layanan streaming VIU Indonesia, melalui program kerjasama yaitu Pitching Forum. Program tersebut merupakan bentuk dukungan Viu Indonesia bagi para filmmaker muda, khususnya di Malang Raya yang memiliki ide cerita untuk diproduksi.
“VIU sebagai wadah bagi para filmmaker mahasiswa, pelajar maupun umum untuk mengembangkan pola distribusi film yang tidak hanya terhenti di festival maupun kompetisi, tetapi juga platform digital,” ungkap Myra Suraryo, Senior Vice President Viu Indonesia.
Myra menambahkan, visi VIU sebagai wadah film-film terbaik dari Indonesia dan Asia untuk dipertontonkan ke dunia. Sekaligus platform bagi sineas-sineas Indonesia, khususnya kaum muda, agar sineas berkembang dengan layar yang disediakan VIU.
“Selain layar Theatre yang terbatas, sineas tidak memiliki jalur finance, dan lainnya. Jika biaya sendiri, maka dipastikan 80 persen gagal. Karena tidak dibekali ilmu persineasan yang baik. Meski VIU lahir Mei 2016, namun kami memiliki jalur yang benar agar bisa bersaing di dunia. Bahkan bisa mencapai Grammy Award, dan lainnya,” tandas Myra. (adn/yan)
















