KREATIF MASYARAKAT
Kreasi Mukena Batik Khas Yosowilangun Lumajang

Memontum Lumajang – Batik biasanya dikenakan untuk kemeja maupun dress. Namun, di tangan Yuni Widyasih, batik Lumajangan dikreasikan menjadi mukena.
Wanita asal Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, tersebut sudah menekuni usaha batik Lumajangan sejak Agustus 2010. Diakuinya bahwa awalnya iseng membuat mukena dari batik, namun ternyata mukena batik buatannya tersebut cukup diminati oleh masyarakat.
Baca Juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Awalnya cuma membuat untuk dipakai sendiri, setelah itu kok ada permintaan akhirnya pesen satu, karena banyak yang tanya saya terus produksi,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (06/04).
Yuni menjelaskan bahwa mukena batik lumajangan ia pasarkan melalui media sosial miliknya. Tidak hanya diminati masyarakat Lumajang, mukenanya bahkan juga diminati masyarakat luar kota.
“Saya share di facebook ternyata banyak yang minat dari luar kota, alhamdulillah sampai saat ini saya mendapatkan order dari Wonosobo,” ujarnya.
Yuni menjelaskan bahwa mukena yang ia produksi menggunakan bahan dasar batik tulis dan cap. Jelang Ramadan tahun ini ia mulai kebanjiran order dari pelanggannya. (kom/lmj/ed2)
















