SEKITAR KITA
Terjaring Penyekatan Suramadu, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Pamekasan Bantah Tolak Diswab

Memontum Pamekasan – Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan, Abd Fata, membantah bahwa dirinya menolak dilakukan swab antigen, saat terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu. Fata mengaku, bahwa dirinya sehari sebelum terjaring, sudah melakukan swab antigen.
Karenanya, surat antigen itu belum keluar. Bahkan, dalam rapat sebelumnya, juga sudah diumumkan bahwa Plt Kepala Diskop UKM beserta peserta rapat lainnya yang mengikuti swab antigen, hasilnya negatif.
baca juga:
- Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG
- Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran
- Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi
- Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi
- Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas
“Bukan nolak. Saya sudah konfirmasi ini ke penanggungjawab di Suramadu. Kebetulan, saya sudah Swab satu hari sebelumnya, atau saat rapat di Surabaya bersama Gubernur Provinsi Jawa Timur bersama
Sekretaris Menteri Koperasi. Cuma, hasilnya tidak diberikan langsung ke kami,” paparnya.
Kemudian, tambahnya, disampaikan juga kepada forum bahwa semua peserta yang sudah swab antigen sehari sebelumnya, tidak ada yang positif. Sehingga, mempersilahkan melanjutkan perjalanan.
“Karenanya, itu saya sampaikan ke penanggungjawab di Suramadu. Sementara penanggungjawab di sana, minta tolong hasilnya disampaikan. Sehingga, saya bilang cuma diinformasikan (di forum). Ya sudah,” ujar Fata menirukan petugas di Suramadu.
Bahkan, Fata mengaku, berkomunikasi lanjutan dengan petugas penyekatan di Suramadu. Apakah akan menyampaikan lampiran swab antigen. Karena sudah ramai, dirinya pun menanyakan apakah akan swab lagi. “Tidak usah, katanya,” ujar Fata menirukan petugas di Suramadu. (adi/sit)
















