Kota Malang
Covid-19 Kota Malang Masuk Level IV, Pemkot Siapkan Isoter Tambahan

Memontum Kota Malang – Berdasarkan update Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, hasil asesmen situasi Covid-19 Kota Malang, masuk dalam Level IV. Hal itu, pun membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan terus menekan tingkat kesembuhan dan menyiapkan Isolasi Terpadu (Isoter) tambahan.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa naiknya level tersebut dibarengi dengan positife rate yang naik beberapa pekan hari kemarin. Termasuk, untuk di kota atau kabupaten lain. Akan tetapi, dirinya mengklaim hari ini sudah turun.
“Dulu positife rate kita 700 sampai 800. Sekarang, sudah di angka 300 sekian. Kesembuhannya kita 500, positif ratenya 300,” kata Wali Kota Sutiaji, Senin (21/02/2022).
Untuk angka kematian saat ini, Wali Kota Sutiaji menyebut, jika angkanya tidak terlalu banyak. Kematian terlihat tinggi, karena akumulasi atau kedongkrak data dengan yang dahulu sempat melonjak.
Baca juga :
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
- Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026
- Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi
- Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026
“Itu menjadi data terus prosentasenya, jangan dilihat kematian yang dimakamkan. Tidak semua kematian, itu Covid-19,” ungkapnya.
Isoter yang akan disiapkan oleh Pemkot Malang, pun rencananya ada dua, setelah Sanggar Kegiatan Bersama (SKB), maka akan tetap memantau perkembangan kasus.
Balai Diklat milik Kementerian Dalam Negeri yang ada di Jalan Langsep dan Balai Pusat Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jalan Kawi, rencananya masuk kajian Isoter dan akan terus dikaji. “Kemendagri sudah kami hubungi lewat telpon dan surat sudah meluncur,” katanya.
Dirinya juga menuturkan, Isoter yang rencananya di Balai Diklat Jalan Langsep, masih belum disetujui karena belum ada balasan. Akan tetapi, sudah berkomunikasi dengan Direktur Jendral Kemendagri. (cw2/sit)
















