Kota Malang
Jelang HUT RI, Penjual Atribut Kemerdekaan Mulai Kebanjiran Pembeli

Memontum Kota Malang – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia (RI), banyak sekali para pedagang bendera maupun umbul-umbul Merah Putih yang menjajakan di pinggir jalan. Salah satunya, seperti yang terlihat di Jalan Raya Tidar, Kota Malang.
Seorang pedagang bendera, Yudi Setiawan, mengaku selama HUT RI dirinya selalu berjualan atribut kemerdekaan. Namun untuk tahun ini, sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena, atribut yang dijualnya mampu mengalami peningkatan sebesar 5 persen.
“Sudah 12 hari ini berjualan. Banyak pembeli di awal-awal waktu buka. Karenanya, dalam sehari bisa mengumpulkan uang sampai Rp 3,5 juta. Sementara tahun lalu, sehari cuma bisa Rp 1,5 juta,” ucap Yudi, Senin (08/08/2022) tadi.
Disinggung mengenai atribut yang dijualnya, Yudi mengatakan, bahwa seperti atribut bendera, dibelinya dari tengkulak asal Bandung. Sementara keseharian, dirinya membuka usaha setiap pagi atau mulai pukul 07.00 hingga sore.
Baca juga:
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
- Harga Cabai Tinggi, Petani Lesanpuro Tetap Tertekan Biaya Obat Akibat Hama dan Hujan
- Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif
“Sudah 4 tahun ini saya ambil barangnya dari langganan saya di Bandung. Jadi, saya ambil barangnya, lalu saya jualkan. Kalau tidak laku, ya ditanggung sendiri,” katanya.
Untuk bendera dan umbul-umbul yang dijualkan, Yudi mengaku, mulai dari harga Rp 25 ribu hingga ratusan ribu. Tentunya, harga tersebut juga mempengaruhi dari ukuran bendera dan umbul-umbul yang dijualkan.
“Kalau yang ukurannya kecil, biasa saya jual mulai Rp 25 ribu. Kalau yang umbul-umbul, mulai Rp 135 ribu,” ujarnya. (rsy/sit)
















