Kota Malang
Beredar Medsos Timbunan Sampah di Jalan Muharto, DLH Sampaikan TPS di Kawasan Itu Tak Optimal

Memontum Kota Malang – Beredar di Media Sosial (Medsos) Instagram, timbunan sampah di pinggir Jalan Muharto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu, pun menuai keluhan warga masyarakat, karena selain mengeluarkan bau, juga kemacetan jalan di kawasan tersebut.
Merespon hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, menjelaskan hal itu bisa terjadi karena Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di wilayah Muharto, tidak bisa digunakan secara optimal. “Banyak bangunan warga yang berdiri di depan TPS Muharto. Sehingga, optimalisasi dari TPS itu tidak bisa terlaksana,” jelas Rahman, Jumat (24/02/2023) tadi.
Kemudian, ujarnya, jika TPS yang berada di kawasan Jodipan, juga bergeser di dekat pemukiman. Sehingga, hal itu membuat warga Muharto merasa kejauhan jika akan membuang sampah di TPS tersebut.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Warga Muharto itu kalau mau buang di situ, kan jauh sekali. Nah, itulah akhirnya kemarin jadi ada timbunan sampah di jalan itu. Itu sudah berlangsung hampir dua tahun ini,” tambahnya.
Lebih lanjut pihaknya juga menyebutkan, beberapa solusi yang diterapkan dalam upaya mengurangi penumpukan sampah tersebut. Diantaranya, mulai dari menyediakan dua unit armada pengangkut sampah dan optimalisasi bak sampah.
“Ada beberapa solusi yang akan dilakukan oleh DLH sendiri. Apalagi, tugas dari DLH sendiri harus melayani masyarakat dalam penanganan sampah, sebisa mungkin hal itu akan kita urai. Truk dan armada kita sediakan langsung, untuk pengangkutan sampahnya mulai dari jam 6 sampai jam 9 pagi,” imbuhnya. (rsy/sit)
















