Kota Malang

Hadapi Ancaman Virus HMPV, Dinkes Kota Malang Siapkan Langkah Mitigasi

Diterbitkan

-

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Wabah Human Metapneumovirus (HMPV) yang merebak di Negeri China, telah menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir ini. Meski demikian, hingga saat ini, di Kota Malang sendiri masih belum menerima laporan adanya kasus tersebut.

Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif. Namun, langkah mitigasi untuk menghadapi potensi penyebaran virus tersebut saat ini sudah disiapkan.

“Kami sudah mengedarkan surat lanjutan dari Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap HMPV kepada seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di bawah Dinkes Kota Malang. Protokol yang diterapkan hampir sama seperti saat menghadapi Covid-19,” kata Husnul, Jumat (24/01/2025) tadi.

Ditambahkannya, bahwa petugas kesehatan juga telah diinstruksikan untuk memproteksi diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Termasuk juga memberikan imbauan bagi masyarakat Kota Malang.

Advertisement

Baca juga :

“Masyarakat diimbau kembali memperkuat kebiasaan seperti memakai masker di kerumunan dan mencuci tangan secara rutin untuk mencegah penularan virus,” ujarnya.

Penularan virus itu dapat terjadi melalui droplet udara, kontak dengan benda yang terkontaminasi, atau kontak langsung dengan penderita. Gejalanya serupa dengan Covid-19, namun cenderung menyerang saluran pernapasan bagian atas.

“Gejala saluran pernapasan apa pun harus dikaji lebih lanjut. Pemeriksaan dapat dilakukan di puskesmas dan jika diperlukan, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan radiologi atau laboratorium,” jelasnya.

Hingga saat ini, vaksin untuk HMPV belum tersedia. Namun, pihak Kemenkes RI menurutnya telah menginstruksikan langkah-langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko penyebaran.

Advertisement

“Meski HMPV tidak dianggap mematikan, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan. Waspada dan pencegahan tetap menjadi kunci utama,” imbuh Husnul. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas