Pemerintahan

Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh

Diterbitkan

-

EVALUASI: Wali Kota Probolinggo saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan evaluasi dan laporan kinerja. (pemkot for memontum)

Memontum Kota Probolinggo – Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh di RSUD dr Mohamad Saleh. Hal itu disampaikan wali kota, saat menghadiri kegiatan evaluasi dan laporan kinerja yang berlangsung di Ballroom Bromo Park Hotel, Senin (09/02/2026) tadi.

Pelaksanaan kegiatan ini, diikuti sekitar 85 peserta, yang terdiri dari Asisten Pemerintahan, Budiono Wirawan, dewan pengawas, manajemen rumah sakit hingga tenaga medis. Termasuk, Satuan Pengawas Internal (SPI), perwakilan manajemen, ketua komite, MPP, PPI, kepala instalasi, serta unit-unit di lingkungan RSUD setempat.

Wali Kota Aminuddin menyampaikan, bahwa RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus dikelola secara lebih efektif, efisien dan profesional. Khususnya, dalam aspek pengawasan, pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD), pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengendalian klaim BPJS.

“Ke depan kita tidak lagi evaluasi setiap bulan, tapi setiap hari harus real time,” kata Wali Kota Aminuddin.

Advertisement

Baca juga :

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo mendorong penerapan dashboard monitoring yang memungkinkan pengawasan pelayanan dilakukan dari jam ke jam, mulai dari respons UGD, alur rawat inap, penggunaan obat hingga ketepatan waktu kepulangan pasien. Termasuk, dirinya juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI), agar setiap layanan yang diberikan memiliki potensi klaim sejak awal penanganan pasien.

Di sisi lain, Wali Kota Aminuddin menyatakan optimisme bahwa RSUD dr Mohamad Saleh memiliki peluang besar menjadi rumah sakit pendidikan penyelenggara utama spesialis, yang akan berdampak pada peningkatan fasilitas, peralatan serta layanan medis tersier. “Saya sangat optimis. Potensi RSUD ini besar sekali kalau dikelola dengan sistem yang benar,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Mohamad Saleh, dr NH Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk menyampaikan capaian indikator kinerja utama RSUD, mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan, mengidentifikasi kendala dan risiko yang dihadapi serta memperoleh arahan dan masukan sebagai bahan perbaikan kinerja dan penyusunan rencana kerja tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pengawas RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, drg Syaf Satriwarman, menilai penguatan tata kelola rumah sakit menjadi hal krusial untuk memastikan akuntabilitas dan profesionalisme layanan kesehatan. “Insyaallah, RSUD dr Mohamad Saleh memiliki peluang besar menjadi rumah sakit pendidikan penyelenggara utama spesialis,” ujarnya. (kom/pro/gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas