Kediri

Merasa Didzolimi Oknum Panwas, GP Anshor Luruk Kantor Panwaslu

Diterbitkan

-

Merasa Didzolimi Oknum Panwas, GP Anshor Luruk Kantor Panwaslu

Memontum Kediri — Puluhan massa dari Gerakan Pemuda Anshor Kota Kediri, melakukan aksi demo dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri pada Kamis (19/4/2018).

Demo GP Anshor Kota Kediri itu dipicu oleh perlakuan Panwas yang memaksa dua orang Panwaslu Kota Kediri dan satu orang Panwascam, untuk mundur dari keanggotaan Panwas.

Para pemdemo membawa spanduk yang bertuliskan Panwaslu itu pedomannya Undang Undang bukan Perasaan, Ganti oknum Panwaslu Kotor..!, Menuntut Transparasi Anggaran Panwaslu Kota Kediri, Ganyang Mafia di Panwaslu Kota Kediri, dan Turunkan Panwaslu Yang Transaksional.

Direktur LBH Anshor Kota Kediri Bagus Wibowo,SH dalam orasinya menganggap Panwaslu Kota Kediri telah mencederai demokrasi, “Jangan sampai ada oknun Panwas yang mencederai demokrasi, karena oknun itu pasti akan menyebar virus untuk membengkakan kantong kantongnya sendiri, untuk itu kami terus mengawal, baik Ansor maupun Banser Kota Kediri supaya demokrasi tetap terus terjaga, dan demokrasi yang kita junjung,” katanya.

Advertisement

Bahkan Bagus Wibowo menegaskan, tanpa dasar yang jelas oknum Panwas memaksa mundur para kader Anshor yang menjadi anggota Panwas.“Hari ini kami menuntut keadilan bagi mereka, mereka yang dolomi itu adalah sahabat kami, kader kader kami,” lanjutnya.

Selain menolak mundur, GP Anshor Kota Kediri juga menuntut agar oknum Panwas yang memaksa mundur sahabatnya itu dicopot dari keanggotaan, dan Panwas harus meminta maaf.

“Panwas, harus minta maaf kepada Anshor atas perbuatannya. Jika tidak ada perubahan dan permintaan maaf dalam waktu 3 kali 24 jam, kami akan melakukan aksi lebih besar,” teriak Bagus.

Dalam aksi demo kemarin, GP Anshor membagikan selebaran serta miniatur keranda orang mati. Para peserta aksi demo membubarkan diri sekitar pukul 11.00 Wib, dan mengancam akan mengerahkan masa yang lebih besar lagi. (aji/edi)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas