Surabaya
Didemo Mahasiswa, UINSA Tetap Ganjar Pakde Karwo Gelar HC

Rektor : Empat Poin Orisinalitas, Pertimbangan Akademik
Memontum Surabaya – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) memberikan apresiasi gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo di Gedung Sport Center UINSA, Rabu (28/3/2019). Dalam pidato ilmiahnya yang bertajuk “Rekonstruksi Pendidikan Diniyah Pesantren; Model Pendidikan Berbasis Spiritual,” Pakde Karwo mengakui jika dirinya belum khatam Alquran tetapi sudah mendapat gelar Doktor Causa.
“Saya ini santri yang belum khatam, tapi sudah dapat gelar Honoris Causa dari UIN Sunan Ampel. Tapi, santri yang belum khatam itu lebih tawadu pada Kiainya dari pada yang sudah khatam,” katanya sembari disambut dengan tepuk tangan audiens.

GELAR : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) memberikan apresiasi gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo di Gedung Sport Center UINSA, Rabu (28/3)
Usai melakukan pidato ilmiah sekaligus pengukuhan gelarnya, Pakde Karwo menguraikan sedikit makna karya ilmiah yang ia tulis itu.
Bahwa, kata dia, pendekatan secara materialistis itu sangat tidak bagus. Ia menegaskan yang terpenting adalah substansinya. Menurutnya, spiritualitas itulah yang memberikan arah terhadap insan kamil untuk melangkah sesuatu dan didalamnya ada pembangunan yang konkrit.
“Amerika Serikat gagal dengan konsepnya. sekarang hampir semua, seperti Afrika Selatan dan sebagian di Amerika Selatan dengan konsep yang matrealistis baru kemudian diisi etik itu nggak ketemu,” nilainya.
Lantas Soekarwo berharap, jika dirinya ingin dunia pendidikan itu menjadi model pendidikan yang luar biasa. Karena ia beranggapan basis spiritual di Jatim sudah ada tinggal menambah sains dan teknologi dan kalau dua pengetahuan tersebut digabung, ia meyakini akan menjadi satu manifest sehari-hari yang sangat bagus.
















