Surabaya
Aribowo: PWI dan AJI tak Bisa Bertemu

“Menurut mereka misalnya acara-acara PWI seperti ada futsal, mereka mengambil tema seperti tol laut, itu kan program pemerintah bukan wartawan. Kalo nggak bisa ketemu seperti ini yaudah bikin hari sendiri-sendiri aja, dan gak perlu bersapa-sapaan. Nanti masyarakat yang melihat mana yang baik,” pungkasnya.
Sementara itu penanggung jawab HPN 2019 Margiono mengakui jika pemutusan tema pagelaran insan pers itu ditentukan oleh Gubernur Jatim, Soekarwo.
“Tema, pers menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital, tema ini dari perintah Pak Gubernur. Kalau Pakde Karwo yang merintah tidak ada yang berani melawan, bukan Jatim belum digital, tapi Jatim jadi perintis ekonomi UMKM,” ungkapnya di puncak HPN 2019 di Grand City, Surabaya, Sabtu (9/2/2019).
Karena menurutnya Pakde Karwo dan UMKM dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Ditambahkannua, ketepatan tinggal beberapa hari lagi gubernur kelahiran Madiun itu akan purna tugas,
“Pakde semoga jenengan khusnul khotimah. Event nasional ini kami sepakati hanya kami gunakan untuk memberikan penghargaan, kepada insan pers. Saya tau bapak tidak membutuhkan penghargaan ini, tapi biarkanlah kami memberikan penghargaan ini kepada bapak yang tidak pernah menciderai kemerdekaan pers,” imbuh mantan Ketua PWI ini. (sur/ano/yan)
















