SEKITAR KITA
BI KPw Malang Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kota Bangkit di Tahun 2021

Memontum Kota Malang – Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Malang terus mendorong optimisme pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, khususnya Kota Malang.
Oleh karena itu, BI KPw Malang menggelar Webinar Sinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi Malang Raya di salah satu hotel Kota Malang, Jumat (09/04).
Baca juga:
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
- Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Ojol di Kota Malang Keluhkan Pendapatan Harian
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
Kepala BI Kpw Malang, Azka Subhan, mengatakan bahwa pihaknya optimis di tahun 2021 Malang Raya alami pemulihan ekonomi. “Kita sempat terpuruk, pertumbuhan ekonomi negatif, di Kota Malang minus 2.6. Nah itu kita bangkitkan semangat menuju pertumbuhan ekonomi positif,” ungkapnya.
Disebutkan Azka salah satu faktor utama pertumbuhan ekonomi adalah suksesnya vaksinasi. Namun ketersediaan dan distribusi vaksin masih belum terlalu lancar saat ini.
“Dengan adanya vaksinasi penularan Covid-19 bisa berkurang. Dengan itu pemerintah akan percaya diri untuk tidak melakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ujarnya.
Sehingga otomatis akan menimbulkan mobilitas lebih, yang memicu ekonomi berjalan. “Berdasarkan fakta, pada bulan Januari, Februari, dan Maret itu kredit sudah menggeliat sekitar lebih dari 5 persen. Kemudian adanya relaksasi-relaksasi dari pemerintah,” katanya.
Relaksasi tersebut antar lain uang muka atau DP 0 persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kredit mobil dihilangkan.
“Pelan-pelan ya, semoga optimisme pertumbuhan ekonomi positif dan lebih baik lagi,” harapnya.
Semua sektor, disampaikan pria berkacamata ini, bisa didorong untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Apalagi Kota Malang memiliki industri, hotel, maupun kuliner yang beraneka ragam.
“Di Kota Malang khususnya, sumber pertumbuhan ekonomi adalah ekonomi kreatif. Nyatanya kita punya banyak potensi ini, pasti akan kita kembangkan,” ajak Azka Subhan. (mus/ed2)
















