KREATIF MASYARAKAT

Cukup Rp 10 Ribu, Nikmati Gado-gado Legendaris Kota Batu yang Bertahan Sejak 10 Tahun

Diterbitkan

-

Memontum Kota Batu – Memanfaatkan rombong kecil di pinggir Jalan Panglima Sudirman, Gado-gado milik Khustiana (43), ternyata banyak diburu pembeli. Selain cita rasanya yang khas, harga yang dibandrol pun relatif sangat murah yaitu Rp 10 ribu.

Menggunakan resep lama yaitu kombinasi kentang dan kubis yang direbus, ditambah sayuran segar selad andewi dan ketimun yang ditaburi kecambah, sajian itu diberikan dengan kombinasi lontong, tempe juga tahu. Di atasnya, pun diberi bumbu kacang serta kerupuk. 

Dikatakan Kustiana, Gado-gado yang dijualnya tersebut sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu.Tepatnya, tahun 2013. Dari lamanya berjualan, sebenarnya banyak dukanya.

“Awal berjualan Gado-gado ini, sekitar 10 meter dari tempat saya sekarang. Di situ, saya diusir petugas dinas. Terus, pindah sini. Ya, mau bagaimana lagi bisanya jualan Gado-gado. Dan, sampai bertahan 10 tahun ini jualan Gado-gado di seberang jalan rumah dinas wali kota,” terang penjual Gado-gado asal Desa Sumberejo, Kecamatan/Kota Batu, Minggu (16/07/2023) tadi.

Advertisement

Baca juga:

Operasional penjualan Gado-gado ini, ujarnya, buka pukul 07.00 dan tutup pukul 13.00. Saat awal jualan, modalnya rombong kecil sekitar Rp 3 juta ditambah Rp 100 ribu untuk membeli bahan. Di awal, harga jualan waktu itu Rp 5 ribu tidak pernah habis sampai beberapa bulan. Paling banyak uang yang dibawa pulang hanya Rp 50 ribu atau 10 porsi.

“Ya, bersyukur. Sekarang, harga sekarang perporsi Rp 10 ribu. Dari jam 07.00 buka dan tutup pukul 13.00 rata-rata membawa pulang setiap hari 70 porsi,” ujarnya. Diketahui, Gado-gado Kustiana ini dikenal banyak orang. Selain berada di poros jalan protokol Kota Batu juga disekitarnya banyak hotel. Bahkan, setiap hari juga sering mendapat pesanan untuk makan siang para pegawai di kalangan instansi Pemkot Batu. (put/gie)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas