Hukum & Kriminal
Diduga Terpeleset saat Menjaring, Nelayan Ngantang Ditemukan Tak Bernyawa

Memontum Kota Batu – Waduk Selorejo Ngantang, Kabupaten Malang kembali meminta korban, Jumat (20/08) tadi. Adalah Kusdiono (50), warga Dusun Sidorejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, yang menjadi korban kedalaman waduk Ngantang.
Pria yang dikenal sebagai nelayan itu, awalnya diketahui sedang memasang jaring pada Jumat pagi. Hanya saja, tidak berselang lama, tiba-tiba keberadaan korban tidak diketahui. Di lokasi, hanya didapati perahunya.
Baca Juga:
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
Karena diduga kuat korban tenggelam saat memasang jaring, seorang saksi pun langsung melaporkan kejadian. Setelah laporan masuk pada pukul 07.14, warga bersama paguyuban perahu Selorejo, serta pihak Polsek Ngantang, langsung melakukan pencarian.
Tenggelamnya korban diduga terpeleset dari atas perahu sampan usai memasang jaring ikan yang berlokasi di Desa Sumberagung. Peristiwa tenggelamnya pencari ikan ini sontak menggemparkan seluruh warga dan kemudian warga bersama seluruh paguyuban segera mencari korban.
Dalam pencarian korban tenggelam itu, tim mengerahkan puluhan perahu sampan pencari ikan milik warga setempat dengan menyisir di sekitar lokasi tenggelamnya korban. Beruntung, korban akhirnya berhasil di temukan setelah 8 jam, dilakukan pencarian.
Kepala Dusun setempat, Rudianto, mengatakan bahwa korban kesehariannya menjaring ikan di bendungan. “Ada kemungkinan, tenggelamnya korban karena mengalami kram akibat cuaca dingin, sehingga jatuh ke dalam air,” katanya. Setelah jasad korban berhasil di temukan, kini jenazahnya langsung di evakuasi ke rumah duka di Desa Mulyorejo untuk di makamkan di tempat pemakaman umum desa setempat. (bir/ed2)
















