SEKITAR KITA
Dinkes Kabupaten Malang Sebar 800 Rapid Tes Antigen untuk Optimalisasi Posko Pengamanan Larangan Mudik

Memontum Malang – Sebanyak empat posko penyekatan akan disebar di wilayah Kabupaten Malang, dalam mendukung pengamanan larangan mudik. Dari posko yang akan didirikan itu, diantaranya terdiri atas empat pos pengamanan dan empat pos pelayanan.
Sementara guna mendukung langkah-langkah optimalisasi yang akan dilakukan Polres Malang tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, pun akan mensiapkan sedikitnya 800 rapid tes antigen. Di mana, dari total delapan posko yang ada, akan disiapkan minimal 100 alat antisipasi untuk Covid-19 itu.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Untuk kabupaten (Malang, red), rencananya masing-masing pos akan kita disiapkan minimal 100 rapid tes antigen. Penyediaan tersebut, sifatnya sebagai langkah antisipasi. Jika memang diperlukan penambahan, maka akan ditambah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.
Ditambahkan, selain rapid tes antigen, nantinya juga akan distandbykan tim medis. Di mana, didalamnya termasuk perawat berikut dokter.
“Untuk pelaksana lapangan atau yang melakukan tes kepada pemudik yang kedapatan, tetap akan dilakukan oleh tim medis. Jadi, semua akan disiapkan berikut sopir ambulance,” paparnya.
Masih menurut Arbani, dari informasi terakhir keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan, semua di sebar mulai pintu masuk berbatas antar wilayah. Seperti pos pengamanan, ada di wilayah Karangploso, perempatan Jalan Lintas Selatan (JLS), Selorejo-Ngantang dan Pujon.
“Untuk pos pelayanan, ada seperti di exit tol Lawang, Singosari, Pakis dan Karangkates-Sumberpucung,” lanjutnya. (sit)
















