Hukum & Kriminal
Dua Pelajar SMP Terseret Arus Sungai Bedadung Jember Ditemukan Meninggal Dunia

Memontum Jember – Dua pelajar yang hanyut di Sungai Bedadung, Kabupaten Jember, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Dua pelajar itu, maisng-masing berinisial Al (14), yang ditemukan di muara Pantai Pancer, Puger pada Kamis (27/03/2025) kemarin. Sedangkan satu korban lain, berinisial Qd (16), yang ditemukan dalam pencarian di hari ketiga oleh Tim SAR gabungan, Jumat (28/03/2025) tadi.
“Korban kedua kami temukan kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian lalu dievakuasi dan diantarkan ke rumah duka” jelas Koordinator Pos SAR Jember, Andi Irawan, Jumat (28/03/2025) tadi.
Sebelumnya, Kantor SAR Surabaya menerima laporan dua pelajar yang hilang akibat terbawa arus saat mandi di Sungai Bedadung, Rabu (26/03/2025) pagi. Laporan ini, ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Jember beserta peralatan water rescue menuju lokasi kejadian.
Baca juga :
Proses pencarian selama tiga hari itu, melibatkan berbagai unsur yang saling bersinergi. Tidak hanya Tim Pos SAR Jember, unsur yang terlibat dalam upaya pencarian kedua korban antara lain BPBD Jember, Polsek dan Koramil Balung, Polair Polres Jember, Polsek Puger, Siluman Rescue, Relawan Barat Daya, Relawan Ben Sromben dan warga sekitar.
Upaya sendiri, dilakukan dengan membagi Tim SAR gabungan menjadi dua Search dan Rescue Unit (SRU). SRU pertama, menggunakan perahu rafting Basarnas melakukan pencarian menyusuri sungai sejauh 1.78 km dan SRU dua, menggunakan perahu LCR BPBD Jember melakukan penyisiran dengan area pencarian sepanjang 1.53 km.
“Kami turut berduka cita atas berpulangnya kedua siswa yang masih duduk dibangku SMP dan SMA ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkap Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini, Nanang Sigit. (hms/gie)
















