Kota Malang
Workshop Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, Wali Kota Malang Ingatkan Peningkatan Kualitas serta Kuantitas dalam Inovasi Pelayanan

Memontum Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan arahan dalam Workshop Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 di salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (26/01/2022). Wali Kota Malang mengatakan, bahwa peningkatan inovasi merupakan sebuah keharusan untuk meningkatkan pelayanan yang ada.
“Jadi namanya melayan, itu dibutuhkan inovasi terus menerus. Karena nanti, diharapkan semakin efektif dan efesien dalam melayani masyarakat,” kata Wali Kota Sutiaji.
Dirinya juga mengatakan, bahwa peningkatan inovasi yang ada dapat membuat masyarakat semakin merasakan akan kehadiran pemerintah. Sutiaji juga mengingatkan, agar semua unsur yang ada jangan sampai berleha-leha atau merasa di zona nyaman tanpa adanya inovasi.
“Karena, terdapat maqolah yang mengatakan Al-waqtu kassaif, fa in lam taqtha’hu qatha’aka yang artinya waktu itu adalah seperti pedang, maka jika kamu tidak menebaskannya, ia yang akan menebasmu,” imbuhnya.
Baca juga
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
- Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Ojol di Kota Malang Keluhkan Pendapatan Harian
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
Oleh karenanya, penting diantara semua unsur yang ada untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Ke depan, di Tahun 2022, kami berharap adanya peningkatan kualitas serta kuantitas dalam inovasi pelayanan,” terang Sutiaji.
Diperoleh informasi, kegiatan ini diikuti secara hybrid learning. Sebanyak 130 peserta mengikuti kegiatan secara offline serta 250 peserta yang terdiri dari satuan pendidikan SD dan SMP mengikuti kegiatan secara online. (cw1/sit)
















