Situbondo

Kejaksaan Masih Periksa Saksi Dugaan Penyelewengan Uang Persediaan DPRD Situbondo

Diterbitkan

-

Kejaksaan Masih Periksa Saksi Dugaan Penyelewengan Uang Persediaan DPRD Situbondo

Memontum Situbondo – Hampir satu bulan kasus dugaan penyelewengan penggunaan Uang Persediaan (UP) DPRD Kabupaten Situbondo bergulir. Hingga saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) belum menetapkan tersangka. Kasi Intel Kejari Situbondo, Aditya Okto saat ditemui Memontum.com mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kemarin (20/3/2018), pemeriksaan masih berlangsung.

“Hari ini kita periksa pak sekwan (Sekretrasi DPRD) sebagai saksi,” katanya. Dia mengaku belum tahu kapan penetapan tersangka. Yang pasti, pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang bertanggung jawab dalam penyelewengan UP.

“Sudah ada gambaran, tapi belum bisa kita sampaikan. Kalau tidak ada gambaran, tidak ditingkatkan ke penyidikan,” tambahnya. Menurutnya, proses pemeriksaan berjalan lama karena waktunya terbatas. Aditya mengaku, kejari hanya bisa memintai keterangan para saksi hingga sore.

“Kalau periksa sampai malam melanggar HAM,” katanya. Siapa saja yang akan dimintai keterangan selanjutnya, Aditya tidak bisa memastikannya. Yang pasti, sudah ada beberapa pegawai sekretariat DPRD yang dipanggil kejaksaan.

Advertisement

“Saya tidak bisa jawab siapa lagi, tergantung rekomendasi tim, terang Aditya. Setelah pemeriksaan, tim kumpul untuk menetukan siapa yang akan dipanggil selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan hari ini,” katanya kemarin.

Mengingatkan kembali, UP DPRD yang tidak bisa dipertanggungjawaban sebesar Rp.439 juta. Berdasarkan data yang diperoleh di Inspektorat Situbondo, awalnya, selisih keuangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp.557 juta.

Namun setelah tutup buku pada tanggal 31 Desember 2017, selisihnya berkurang menjadi Rp.439 juta. Jumlah inilah yang sampai saat ini tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh sekretariat DPRD. Atas dasar itu, pada tanggal 21 Februari lalu, Kejari Situbondo melakukan penggeledahan di sekretariat DPRD. Saat itu, ada ratusan berkas yang disita petugas. (im/nay)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas