Kota Batu
Kinerja Aset Tuai Sorotan, DPRD Kota Batu Wacanakan Pembentukan Tim Inventarisir

Memontum Kota Batu – DPRD Kota Batu menilai Pemkot Batu masih belum maksimal dalam melakukan inventarisasi kepemilikan aset tanah dan bangunan. Hal itu, dibuktikan dengan penilaian masih banyaknya aset Kota Batu, yang masih simpang siur.
Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, menjelaskan selama ini aset Pemkot Batu, masih belum tertata dengan baik. Sehingga, tatkala ditanya mengenai aset, jawabnya selalu masih akan ditelusuri.
“Saya menilai, Pemkot Batu belum mempunyai ketegasan untuk inventarisasi kepemilikan aset tanah dan bangunannya. Akibatnya, aset Pemkot Batu pun menjadi simpang siur. Misalnya, saat kita tanya suatu tempat yang menjadi aset, jawabnya masih ditelusuri,” terang Ketua DPRD Kota Batu di Kantor DPRD Kota Batu, Jumat (12/05/2023) tadi.
Bahkan Asmadi menilai, hanya sekitar 60 persen aset yang sudah masuk dalam daftar. Selebihnya, ya tentu perlu keseriusan. Karenanya, untuk menghilangkan kesimpangsiuran yang terjadi selama ini, maka harus dibentuk tim khusus untuk inventarisasi.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Pemkot Batu harus mengoptimalkan inventarisasi aset, supaya tidak ada simpang siur. Meskipun, selama ini informasi mengenai aset terus simpang siur,” ujarnya.
Untuk itu, tegasnya, bagaimana cara Pemkot Batu mengoptimalkan kepemilikan aset, maka dalam inventarisasi dan penelusuran harus dibentuk tim pendata yang melibatkan Pemkot. Jika diperlukan, tentu DPRD dan tim ahli.
“Misalnya, aset di Songgokerto. Lalu, guest house di Kota Malang juga di rumah di Cibubur. Semua ini, harus ada kejelasan status asetnya. Dan yang jelas, jangan sampai aset Pemkot Batu menjadi terus simpang siur,” paparnya. (put/sit)
















