Kota Malang
OGLA, Penyedap Rasa dari Limbah Air Pindang

Bagas menambahkan, upaya mengolah limbah air pindang ikan layang yang telah terstandarisasi ditujukan supaya lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Selain itu, akan menjadi terobosan baru dalam mendongkrak perekonomian negara, agar tidak bergantung lagi dengan produk-produk impor. “Sekarang adalah waktunya untuk mencintai produk dalam negeri melalui karya-karya mahasiswa yang inovatif,” kata Bagus.
Sementara itu, Faizzatus menambahkan, OGLA telah melakukan pengujian nilai gizi di Laboratorium Gizi UNAIR, dan terbukti bahwa OGLA memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi. “OGLA sendiri dikemas dalam bentuk kemasan botol dengan berat 80 gram dan kemasan sachet dengan berat 10 gram,” tukas Fadhel.
Kelimanya juga telah melakukan uji organoleptik terhadap OGLA yang dilakukan pada beberapa panelis, yang terdiri dari mahasiswa, ibu rumah tangga, dan beberapa dosen FPIK UB. Mereka mengatakan, OGLA memiliki tekstur yang halus, rasa yang gurih, dan asin khas ikan, serta bau yang sedap, sehingga sesuai sebagaimana produk penyedap rasa alami yang ditambahkan ke dalam makanan. (rhd/yan)
















