SEKITAR KITA
Pemkab Tulungagung Bakal Didrop 142 Ribu Vaksin PMK

Memontum Tulungagung – Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Bahkan, pekan ini Pemkab dijadwalkan akan mendapatkan tambahan vaksin PMK sebanyak 142 ribu dosis. Jumlah tersebut, lebih banyak dari pada pendistribusian sebelumnya.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut langsung dialokasikan dari provinsi. Dimana sebelumnya, kota marmer ini hanya mendapat 82.500 dosis dan diberikan diawal merebaknya PMK.
“Rencana akan datang lagi 142 ribu dosis dan kemungkinan dalam minggu ini,” ujar Maryoto Birowo saat ditemui di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso, Kamis (21/07/2022) tadi.
Dirinya mengaku, dengan dilaksanakan vaksinasi lanjut ini, diharapkan nanti tingkat perkembangan PMK akan turun. Seperti pengalaman sebelumnya atau saat merebaknya Covid-19, semakin banyak vaksinasi baik itu dosis 1, dosis 2 ditambah booster, jumlah positif Covid-19, semakin turun.
Baca juga:
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Politisi PDI-Perjuangan ini mengaku, dengan datangnya kembali vaksin PMK, ini maka dana Rp 700 juta dari APBD Kabupaten Tulungagung untuk penanganan PMK, tidak lagi akan dianggarkan sebagai pembelian vaksin. “Itu untuk pengadaan obat, untuk bantuan dan macam-macamnya,” paparnya.
Maryoto menjelaskan, vaksin tersebut dari pemerintah pusat. Dulunya, Pemkab Tulungagung memang menganggarkan untuk pengembangan. Tetapi ketika terjadi dampak yang lain, dialihkan sesuai dengan kebutuhan yang mendesak.
Sebagai informasi, laporan pelaksanaan vaksinasi PMK di Kabupaten Tulungagung sampai tanggal 19 Juli 2022, menyebutkan vaksinasi ternak sapi dengan 82.500 dosis sudah final. Selanjutnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, pada hari itu melaksanakan vaksinasi 929 ekor sapi dan membuat secara total mencapai 82.058. Vaksinasi PMK tahap I di Tulungagung telah selesai dengan capaian 99,5 persen. (jaz/gie)
















