Hukum & Kriminal
Polisi Sahabat Santri Bagikan Ratusan Nasi Bungkus dan Masker

Memontum Probolinggo – Polisi Sahabat Santri adalah program Polres Probolinggo Kota. Untuk itu melalui Satlantas Polres Probolinggo Kota membagikan 250 masker pada santri yang ada di Pondok Nurus Salafiyah, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
“Polisi Sahabat Santri merupakan program Bapak Kapolres Probolinggo Kota yang peduli akan pendidikan keagamaan di Kota Probolinggo. Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, terutama di lingkungan pesantren, kami membagikan masker dan juga dampar untuk para santri,” ujar Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Roni Faslah, Rabu (21/04).
Baca juga:
- Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar
- Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum
- Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya
Kasatlantas menambahkan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih memasuki Ramadhan tahun ini pemerintah memberlakukan larangan mudik. Di Jawa Timur, ada beberapa kota/kabupaten yang harus memberlakukan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat).Utamanya larangan mudik.
“Beruntung Kota Probolinggo tidak termasuk dari beberapa kota/kabupaten yang mengharuskan pemberlakuan ini. Maka pencegahan harus dilakukan dan Kota Probolinggo harus selamat dari zona merah, karena tidak menutup kemungkinan jumlah daerah yang memberlakukan PKMM akan bertambah jika daerah tersebut menjadi zona merah,” urai AKP Roni.
AKP Roni pun mengimbau agar masyarakat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dalam setiap beraktivitas sehari hari. “Masyarakat diminta selalu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan setiap usai beraktivitas, menjauhi kerumunan maupun untuk mobilitas yang padat,” pinta AKP Roni. (geo/ed2)
















