Hukum & Kriminal
Polres Batu Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2023

Memontum Kota Batu – Jajaran Polres Batu menggelar apel Operasi Keselamatan Semeru 2023 di halaman Mapolres Batu, Selasa (07/02/2023) tadi. Dalam operasi ini, juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemkot Batu, dengan jumlah total 100 personel.
Usai apel gelar pasukan, Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan bahwa dilaksakannya operasi keselamatan tersebut merupakan upaya untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan. Baik itu melalui kegiatan preventif serta penegakan hukum.
Secara umum, dijelaskannya, bahwa saat ini terjadi adanya peningkatan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Ini karena kurangnya kesadaran berlalulintas dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Ini yang mempengaruhi adanya pelanggaran atau kecelakaan. Seperti, menggunakan handphone, kemudian savety belt, berboncengan lebih dari dua orang, melawan arus,” terang Kapolres.
Baca Juga :
- DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako
- Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- 19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri
- Antisipasi Potensi Pelanggaran Perusahaan, Disnaker PMPTSP Kota Malang Buka Posko Pengaduan THR
- Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung
Jumlah personel dari Polres Batu yang dilibatkan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2023, sebanyak 60 personel. Namun, tambahnya, untuk kegiatan imbangan operasi tersebut akan melibatkan Dinas Perhubungan Pemkot Batu. “Sistem penindakan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), jadi kita sampai hari ini belum ada petunjuk penindakan tilang. Tapi kalau ada petunjuk, tetap kita akan sampaikan ini kepada publik. Tentunya yang kita lakukan tetap menggunakan sistem humanis,” jelasnya.
Karena tujuannya untuk keselamatan bersama dan kelancaran keamanan serta ketertiban dalam berlalu lintas, Kapolres berharap adanya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat menekan pelanggaran dan kecelakaan. “Harapan kita, dengan terus menggaungkan keselamatan lalu lintas. Ini bisa menimbulkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya. (put/gie)
















