Situbondo
Protes MPU Baru, Puluhan Sopir MPU Situbondo Mogok Jalan

Joni menegaskan, aksi mogok ini akan dimusyawarahkan lagi dengan semua anggota, apakah akan terus dilakukan selama angkutan MPU baru tersebut tetap beroperasi.
“Tuntutan kami agar pemerintah terkait mengeluarkan kebijakan untuk penghentian seluruh operasional transportasi MPU baru itu,” bebernya.

Pantauan Memontum.com, di lokasi, aksi mogok massal yang dilakukan anggota dan sopir angkutan umum yang tergabung SPTI ini terpusat di sebelah timur Perempatan Buduan, Kecamatan Suboh.
Kondisi ini telah membuat jalanan di sepanjang jalur Besuki-Situbondo sepi dari angkutan MPU, seperti di pertigaan Bungatan dan Mlandingan.
Tak hanya itu, aksi mogok ini juga membuat warga pengguna angkutan MPU kesulitan. Mereka menumpuk disejumlah halte, termasuk para siswa, pedagang, dan warga yang hendak bepergian ke wilayah Besuki atau Situbondo.
Salah satu siswa di sebuah SMA Negeri Situbondo, Indah Nuri mengatakan, tidak mengetahui jika pada hari ini ada aksi mogok sopir MPU dan anggota SPTI dan sudah menunggu beberapa menit di halte.
“Saya tidak tahu ada aksi mogok. Padahal saya mau ngikuti ujian di sekolah dan di halte ini sudah nunggu sekitar 15-30 menit, tapi nggak ada juga,” ungkap siswi yang mengaku sudah duduk di kelas 3 SMAN 1 Situbondo itu saat ditemui di Halte Bungatan.
Indah Nuri merasa bersyukur karena ada yang memberitahu kalau ada aksi mogok sopir MPU trayek Besuki-Situbondo.
“Untung saja ada bapak wartawan yang kasih tahu, sehingga cepat menelepon keluarga untuk bisa mengantarkan saya ke sekolah,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Drs.Tulus Priatmadji,SH.M.Hum saat dikonfirmasi Memontum.com, terkait aksi mogok puluhan sopir MPU tersebut melalui WhatsAppnya, membenarkan adanya Aksi mogok yang dilakukan oleh puluhan sopir MPU di wilayah barat, dikarenakan ada mobil MPU plat nomor lain masuk ke Situbondo.
“Wajar saja kalau mogok, jadi MPU harus sesuai ijin trayeknya,” katanya.
Tulus juga menegaskan, kita akan mengadakan operasi gabungan dengan Kepolisian untuk menertibkan hal tersebut, agar MPU yang tidak mempunyai trayek ke Situbondo akan kita tindak, dan MPU tersebut sudah diperingatkan untuk beroperasi sesuai trayek,terangnya.
“Mari kita melaksanakan sesuai trayek dan para sopir agar mematuhi rambu-rambu lalulintas serta berjalan sesuai trayek yang ada, kalau uji kir sudah habis segeralah uji kir karena alat-alat kami sudah komputer semua,” harapnya. (im/nay)
















