Sidoarjo
Puncak MRSF di Sidoarjo Dibanjiri Berbagai Hadiah

Bagi Cak Nur budaya dari suatu daerah dapat dilihat dari ketertiban dalam berlalu lintas. Alasannya, budaya berlalu lintas menjadi budaya yang menjadi acuan bagi citra suatu daerah.
“Kalau mau lihat budaya daerah cukup melihat budaya berlalu lintasnya saja,” imbuhnya.
Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan puncak MRSF sangat membantu Polri dalam meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Tertib berlalu lintas ini sangat sulit sekali diwujudkan tanpa adanya kesadaran dari masyarakat.
“Berdasarkan hasil evaluasi para millenial menjadi korban paling tinggi dalam kasus kecelakaan lalu lintas. Yang jelas upaya kita dalam menekan kecelakaan lalu lintas dengan tindakan persuasif dan preventif. Yakni dengan melakukan sosialaisasi atau kampanye tertib berlalu lintas, memasukan kurikulumlalu lintas yang ada di tingkat SMP,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Zain pihaknya juga melakukan pelatihan kependidikan lalu lintas pada komunitas yang ada di Sidoarjo.
“Semua upaya ini untuk menekan angka kecelakaan dan tertib berlalu lintas,” tandasnya.
Sedangkan dalam acara itu juga diserahkan penghargaan kepada pemenang lomba Vlog Millenial Road Safety, lomba Gerakan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lantas) yang diikuti oleh para siswa tingkat SMA dan lomba senam alternatif serta pembagian ratusan hadiah. (Wan/yan)

















