Kota Malang
Raih TPID Terbaik se Jawa-Bali, Wali Kota Malang Langsung Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Blitar

Memontum Kota Malang – Kota Malang meraih predikat menjadi salah satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten atau Kota Berkinerja Terbaik se Jawa Bali tahun 2021. Apresiasi tersebut, diserahkan secara langsung oleh Asisten Deputi Kemenko Perekonomian RI dan disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawasa, pada Wali Kota Malang, Sutiaji, di salah satu hotel Surabaya pada hari Selasa (14/09) tadi.
Predikat tersebut disematkan, karena Kota Malang dinilai mampu mengendalikan inflasi utamanya di masa-masa pandemi Covid 19. “Tahun ini, Kota Malang bersama Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Blitar dinilai Kemenko Perekonomian memiliki kinerja terbaik dalam rangka mengendalikan inflasi se Jawa dan Bali,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Baca Juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Tentunya, tambah Sutiaji, hal ini harus dipertahankan agar kedepannya pertumbuhan perekonomian di Kota Malang, semakin stabil. “Kota Malang adalah kota urban. Sehingga, pertumbuhan perekonomian akan semakin meningkat dari hari ke hari. Terlebih lagi saat ini UMKM di Kota Malang sudah merambah ke dunia e-commerce,” tambahnya.
Orang nomor satu di Kota Malang itu menjelaskan, bahwa perekonomian berbasis digital akan terus tumbuh, meski pada masa pandemi seperti sekarang ini. Pasalnya, 123 persen sektor UMKM berbasis e-commerce tumbuh dan berkembang pesat semasa pandemi.
“Ini harus kita dukung dan fasilitasi,” sambung Politisi Partai Demokrat tersebut. Bersamaan dengan kegiatan awarding, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi, maka telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar sebagai upaya optimalisasi strategi pengendalian inflasi daerah. Nota kesepakatan bersama tersebut, ditandatangani langsung oleh Wali Kota Sutiaji dan Bupati Blitar, Rini Syarifah, untuk nantinya dijadikan pedoman bersama dalam menjalin kerja sama dikemudian hari. (hms/mus/sit)
















