Surabaya
Ratusan Guru Honorer Telat Gajian, Shobir: Harusnya Dispendik Antisipasi Anggaran

Di samping itu, Koordinator GTT Surabaya, Eko Mardiono mengatakan, jika gaji bulan Januari yang seharusnya diterima di akhir bulan. Hingga kini belum juga dibayarkan, bahkan di akhir Februari sekarang.
“Sampai ini bulan Februari mau berakhir juga belum gajian. Sakne teman-teman GTT semua belum terima gaji,” ungkap Eko.
Ia mengatakan, jika para pengajar di sekolah negeri itu berhak atas gaji UMK setelah mereka mengajar. Begitu akhir bulan atau paling lambat awal bulan berikutnya, mereka sudah menerima gaji melalui rekening.
Namun pada kenyataannya di tahun 2019 ini, jika akhir Februari ini belum ditransfer berarti dua bulan GTT belum menerima haknya. Para GTT pun tidak tahu kenapa hak gaji mereka belum bisa dicairkan.
“Kami senang gaji kami UMK. Cukup lah kalau untuk hidup di Surabaya. Mbok ya urusan gaji begini sebaiknya jangan ditunda-tunda,” tambahnya.
Sementara itu, kepala Dispendik Kota Surabaya, Ikhsan telah melakukan percepatan pencairan Bantuan Operasional Daerah (Bopda) untuk GTT dan PTT SD dan SMP negeri. Ia juga mengundang para Kepala Sekolah, Bendahara dan petugas Administrasi sekolah.
















