Kota Malang
Ribuan Mahasiswa Serbu Seminar Karir Expo Polinema 2018

“Harapannya, tak hanya sekedar hadir mencari lowongan kerja, namun bisa mengikuti seminar karir. Sebab dalam seminar karir akan banyak ilmu, tips, strategi, dan etika agar bisa diterima dan menyesuaikan diri di tempat kerja. Sehingga lulusan Polinema tak hanya handal, namun juga berkualitas dalam membawa nama baik Polinema,” terang Eko.
Pembantu Direktur 4 Dr Luchis Rubianto, LRSC, MMT, mengapresiasi dukungan dari perusahaan sebagai penyedia lowongan kerja dalam menyerap mahasiswa lulusan. Diyakinkannya, kualitas lulusan Polinema menjadi incaran banyak perusahaan, sehingga tak heran tiap tahun lebih dari 70 persen lulusan terserap kerja sebelum wisuda. Bahkan ada beberapa skema yang saat ini dilakukan beberapa perusahaan agar calon lulusan diinden masuk perusahaannya. Diantaranya kelas industri, magang kerja, beasiswa sistem ijon, dan CSR kuliah putra daerah.

Pemotongan pita sebagai tanda pembukaan Polinema Career Expo. (rhd)
“Sengaja dihelat saat ini karena musim panen lulusan, dimana pada bulan Juli-Agustus mereka telah menyelesaikan perkuliahan. Dalam skema kelas industri seperti GMF, PLN, Bukit Asam, dan Alfamart 100 persen lulusan langsung bekerja. Sementara beasiswa sistem ijon yang diberikan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Warung SS, dan lainnya, yang diberikan kepada mahasiswa semester akhir juga demikian, dengan bekerja dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan Bukit Asam yang menitipkan putra daerahnya kuliah di Polinema atau CSR bagi putra daerah, otomatis langsung kembali dan mengabdi. Ini membuktikan bahwa kualitas lulusan Polinema unggul,” urai Luchis.

Kunjungan Pembantu Direktur 4 dan JPC Polinema ke stand mitra perusahaan. (rhd)
Menurut Luchis, dengan banyaknya mahasiswa yang terserap kerja sebelum wisuda, menunjukkan waktu tunggu kerjanya 0 bulan. Sehingga hal ini dapat mendorong sekaligus memudahkan jurusan dan Polinema dapat meningkatkan atau mempertahankan Akreditasi A. “Keberhasilan ini tak terlepas dari kurikulum Polinema yang telah disetting dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (du-di). Lebih dari 20 bidang utama yang nantinya bisa diterapkan dalam banyak bidang du-di. Tak hanya teknik, namun juga manajemen, akuntansi, dan lainnya,” tukasnya.
Sementara, Seminar Karir akan menampilkan para pembicara kompeten di bidangnya, diantaranya Dwi Shintawati (PT Selaras Mitra Integra), Arianto Ariandi (PT Chandra Asri Petrochemical), dan Hendra Maraden (PT Pamapersada Nusantara), yang membekali para mahasiswa pelamar terkait tips, trik, dan strategi agar lolos tes dan siap kerja. (rhd/yan)
















