Kabar Desa
Tekan Penyebaran, TNI-Polri bersama Tim Intensifkan Tracing ke Pasien Covid-19

Memontum Situbondo – Untuk menekan penyebaran Covid-19, Polres Situbondo melalui tim tracing gabungan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan Puskesmas, mengintensifkan tracing terhadap warga yang kontak erat dengan pasien terpapar atau positif Covid-19. Tujuan pelaksanaan itu, untuk mengetahui keadaan warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan melakukan pelacakan terhadap kontak eratnya.
Kapolres Situbondo, AKBP Ach Imam Rifai, melalui Kasi Humas, Iptu Achmad Soetrisno, mengatakan bahwa kunci penanganan pandemi Covid-19 adalah disiplin protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing, treatment). Setelah ada tes dan dinyatakan positif, dilakukan penelusuran dan selanjutnya bila positif juga langsung dilakukan pengobatan.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Polri dan TNI sifatnya mendampingi. Tracing dilakukan untuk memastikan warga yang kontak erat untuk melakukan test swab. Apabila hasilnya positif, bisa langsung isolasi mandiri (Isoman) agar tidak menyebar kepada keluarga lainnya serta mempermudah pengobatan,” jelasnya.
Selain itu, tambah Iptu Achmad Soetrisno, tracing dilakukan tidak hanya sekedar mendatangi warga terkonfirmasi dan para kontak eratnya. Tetapi juga, memberi bantuan Sembako bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Selain pendampingan tim tenaga kesehatan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga mengedukasi warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” paparnya. (her/sit)
















