SEKITAR KITA
Terjaring Penyekatan di Suramadu, Pria Asal Madura Berusaha Kabur Usai Positif Swab Antigen

Memontum Surabaya – Seorang pria dinyatakan positif usai dilakukan swab antigen setelah oleh tenaga medis, dalam penyekatan Covid-19 di Jembatan Suramadu, dirinya hendak kabur dari truk Linmas Surabaya, saat dibawa ke Rumah Sakit Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Selasa (08/06) siang.
Diketahui pria paruh baya tersebut bernama Abdullah, asal Desa Geger, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura.
Baca juga:
- TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan
- Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem
- Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung
Saat dirinya hendak kabur, para nakes bersama Satpol PP, Linmas, Polri dan TNI berusaha mengejarnya. Selain itu, sejumlah camat yang sedang berjaga di tenda ikut serta berlari bersama. Setelah aksi kejar-kejaran, tak butuh waktu lama mereka akhirnya berhasil menghadang pria itu.
Camat Sawahan, M Yunus, menyampaikan, bahwa pemerintah mau mengobati dan menyembuhkan para pasien. Bukan untuk memperlakukan aneh-aneh.
“Tadi saya liat dia kabur. Saya kejar susah payah. Setelah ketemu saya tanya kenapa kabur. Lalu saya katakan pemerintah mau mengobati bapak, bukan memperlakukan yang aneh-aneh,” kata Yunus mengatakan hal itu dengan Bahasa Madura.
“Saya berusaha mengatakan ia yang baik-baik. Ikuti saja aturan pemerintah ketika diisolasi. Ini ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat jangan diartikan yang lain,” lanjutnya.
Tak lupa M Yunus bersama jajaran terkait itu disemprot cairan disinfektan usai mengembalikan Abdullah ke dalam truk untuk dilakukan isolasi mandiri. (ade/ed2)
















