Surabaya
TKD Jatim Waspadai Gorengan Isu Politik

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim Kemenangan Daerah Jawa Timur (Jatim) Machmud Arifin. Menurutnya, semua hal yang dilakukan Joko Widodo pasti dianggap buruk bagi kubu oposisi.
Menanggapi sensitifitas politik di Indonesia, Machfud menjelaskan, ada satu hal penting yang Jokowi sampaikan untuk didengar bagi umat islam. “Yakin hijrah ke arah yang baik. Misalnya ada yang pernah bilang, negeri ini akan hancur, tapi beliau menampik. Tetap optimis dong!. Jadi bekerja kan harus optimis,” katanya, ketika Memo X (Grup Memontum.com) menemuinya di Posko TKD Jatim di Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Rabu (14/11/2018).
Mantan Kapolda Jatim ini menilai, jika pembangunan tersebut tidak diganggu oleh sumber daya alam (SDA) yang macam-macam, seperti anggaran subsidi, maka pertumbuhan Indonesia tahun ini termasuk wining regional dari 15 negara. Wining regional merupakan pertumbuhan 5 persen diatas rata-rata. Ia memprediksi, apabila itu berjalan terus, tahun 2030 Indonesia menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh di dunia.
Politik sontoloyo menjadi sasaran empuk bagi kubu lawan, namun Macmud menganggap itu sebagai bentuk ajang pembuktian kinerja Jokowi. Dirinya membuktikan fakta tentang politisi-politis yang mengadu domba kian masif di tangkap oleh di KPK.
Sama halnya politisi genderuwo, Machfud menganalogikan, genderuwo itu seperti politisi yang menakut-nakuti negeri ini yang mau roboh. “Jangan lah, harus optimis membangun negeri Ini, jangan dibilang sulit, takut, tidak mungkin. Jadi itu membuktikan tidak ada kesemangatanm untuk membangun negeri ini,” paparnya.
Pria yang kini juga disibukkan menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri ini mengatakan, jika fokus TKD saat ini untuk menargetkan Jatim sebagai lumbung pemenangan suara utama.
















