Kota Malang
Universitas Negeri Malang Persiapkan Perkuliahan Tatap Muka

Memontum Kota Malang – Universitas Negeri Malang (UM) persiapkan perkuliahan tatap muka, pada Senin (14/03/2022) mendatang. Rektor UM, Prof Dr AH Rofi’uddin mengungkapkan, pembelajaran yang dilakukan yakni dengan model blanded learning, setelah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
“UM memang menggunakan model blanded. Sehingga, ada luring dan daring yang digabung. Itu sudah diatur sedemikian rupa,” ujarnya, Kamis (10/03/2022).
Pengambilan keputusan tersebut, tamahnya, tidak serta merta ditentukan, tanpa adanya pertimbangan yang matang. Dirinya menuturkan, bahwa konsultasi pada satgas Covid-19 selalu dilakukan. Sehingga, muncul jalan tengah dalam nasib perkuliahan di UM nanti.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Kondisi di UM secara keseluruhan dan Prokes juga sudah sesuai dengan yang diharapkan, apa yang ditentukan oleh pemerintah kami jalani dengan penuh,” tambahnya.
Dalam mekanisme perkuliahan mendatang, 50 persen mahasiswa akan datang secara luring di ruang kelas. Penentuannya, pun dilakukan secara otomatis berdasarkan sistem. Sehingga, mekanisme perkuliahan akan semakin tertata. Dirinya berharap jika kondisi sudah semakin membaik, perkuliahan dapat dilaksanakan secara luring sepenuhnya.
“Harapannya, semua menjadi luring kalau kondisi memungkinkan, yang penting untuk kesehatan tetap nomor satu,” terangnya. (cw2/sit)
















