SEKITAR KITA
Usai Tinjau Vaksinasi, Krisdayanti dan Wawali Kota Malang Sosialisasikan Germas

Memontum Kota Malang – Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kelurahan Blimbing dan Mini Block Office Balaikota, Anggota Komisi IX DPR-RI, Krisdayanti, mengikuti gelaran Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Agenda yang menyasar seluruh lapisan masyarakat Kota Malang ini, berlangsung Sabtu (04/09) tadi, di Lantai 4 Mini Block Office Balai Kota. Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan Dandim 0833, Letkol Arm Ferdian Promadhona, pun turut nampak mendampingi Krisdayanti.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
“Tentunya, Germas akan menjadi satu upaya bersama Pemerintah Daerah kemitraan kami untuk terus mensosialisasikan pola hidup sehat. Terlebih di masa pandemi ini,” ungkap Krisdayanti.
Bagi wanita kelahiran Kota Batu tersebut, sosialisasi sangat perlu dilaksanakan. Sehingga, masyarakat menjadi kian paham.
“Artinya, walaupun sudah divaksin kita terus menjaga protokol kesehatan (Prokes). Jangan sampai kendur,” sambung istri pengusaha dari Timor Leste, Raul Lemos, itu.
Dirinya berharap, agar warga Kota Malang yang mengikuti Germas, bisa melakukan gerakan hidup sehat dan menularkan di lingkungan sekitar. “Supaya esensi dari sosialisasi ini terpenuhi dan kita bisa bersama-sama menerapkan hidup sehat di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Disisi lain, Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengungkapkan bahwa sosialisasi Germas menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan. “Sosialisasi ini merupakan sebuah rangkaian penyelesaian masalah kesehatan, terutama pandemi,” tegasnya.
Menurut Politisi Partai Golkar itu, sosialisasi untuk hidup disiplin perlu di masa gaya hidup baru dan perubahan perilaku kini.
“Ini adalah gelaran yang komprehensip dan paripurna. Ada vaksinasi, kemudian ada sosialisasi yang di dalamnya memuat edukasi dan menggerakkan untuk lebih disiplin,” tambahnya.
Karena merupakan gerakan masyarakat, pria yang akrab disapa Bung Edi itu berpesan, tugas peserta yang hadir adalah untuk mengajak yang lain. “Ayo sama-sama beri contoh yang lain,” ajak Bung Edi. (mus/ed2)
















