Kabupaten Malang
Jelang Pelaksanaan PTM, Wabup Malang Himbau Siswa segera Vaksin

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong percepatan vaksinasi untuk menumbuhkan herd immunity. Apalagi menjelang akan dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Malang.
Demikian diungkapkan Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di 3 tempat sekaligus yakni SDN 01 Sukoanyar Pakis, Kantor Balai Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakisaji, dan Puskesmas Ngajum, Sabtu (04/09).
Baca Juga:
- Pastikan Penanganan Jalan, Bupati Malang Tinjau Lokasi Longsor di Desa Beji Jabung
- Sekda Kabupaten Malang Dampingi Aktivasi Akun Penyampain SPT Tahunan Pegawai Pemkab Malang
- Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung
Dalam kunjungannya, Wabup Malang, menyampaikan bahwa anak di usia 12 tahun untuk segera vaksin. “Kami harap untuk anak di usia 12 tahun agar segera mengikuti vaksinasi. Karena dengan di vaksin imun kita akan kuat sehingga nantinya tidak mudah tertular serta tidak dapat menularkan virus Covid-19 kepada orang sekitar,” kata Didik.
“Saya ucapkan terimakasih kepada warga yang sudah di vaksin. Kemudian setelah di vaksin tetap wajib mematuhi aturan pemerintah yaitu melaksanakan protokol kesehatan (prokes) seperti halnya menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” tambah Wabup Malang. Didik menambahkan bahwa per tanggal 07 September 2021 akan dimulai PTM Terbatas di Kabupaten Malang. “Insyaallah, per tanggal 07 September 2021 akan dimulai dan dilakukan PTM dengan tetap melaksanakan prokes secara ketat. Beberapa perlengkapan yang perlu disiapkan yakni hand sanitizer, tim satgas Covid-19 yang berada di sekolah, tempat cuci tangan dan ruang kelas yang di atur sesuai protokol yang ada. Dengan pemberlakuan PTM ini diharapkan jalinan batiniyah antara guru dan siswa bisa terjaga, tentunya syaratnya sehat semua,” tuturnya. (cw1/ed2)
















