Kabupaten Malang
Pohon Tumbang Tutup Akses Kendaraan dari Malang ke Surabaya

Memontum Malang – Angin Kencang yang terjadi di wilayah Malang Utara, mengakibatkan beberapa bencana, Sabtu (31/12/2022) siang. Adalah pohon tumbang dengan diameter sekitar 50 centimeter, yang tiba-tiba roboh dan melintang di jalur utama kendaraan dari Malang menuju ke Surabaya atau sebaliknya.
Akibat kejadian yang berlangsung di Jalan Raya Singosari-Kabupaten Malang, sontak membuat arus kendaraan pun menjadi macet. Terlebih, akar utama pohon di sisi Barat jalan atau jalur dari arah Malang ke Surabaya. Beruntung, dalam musibah itu tidak mengakibatkan korban jiwa.
Baca Juga :
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
- Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP
- THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat
- Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen
“Diduga karena akar yang tidak kuat dan angin yang saat itu sangat kencang, mengakibatkan pohon tiba-tiba roboh. Kejadian itu, berlangsung sekitar pukul 14.50 dan mengakibatkan kemacetan,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono, kepada Memontum.com.
Guna menormalisasi lalu lintas, tambahnya, BPBD bersama TNI dan Polri serta kecamatan, langsung melangkah langkah-langkah. Sehingga, arus kendaraan bisa kembali normal setelah sekitar 2,5, proses evakuasi berlangsung.
“Kita dibantu TNI dan Polri, dalam mengevakuasi bencana itu. Sehingga, sekitar 2 jam lebih, arus kendaraan bisa kembali normal,” tambahnya.
Terkait kejadian angin kencang, urai Bagyo, di hari yang sama juga mengakibatkan kejadian serupa di Jalan Raya Sumedang, Kelurahan Cempokomyo, Kecamatan Kepanjen. Pohon tumbang itu, menimpa sebuah bangunan. Lalu, angin kencang juga mengakibatkan atap rumah di Dusun Lowoksuruh, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, juga mengalami kerusakan.
“Ada tiga kejadian yang dilaporkan akibat adanya angin kencang,” tambahnya. (sit)
















