Sidoarjo
Dewan Pertanyakan Perangkat Desa Gaptek IT, Bisa Lolos Seleksi CAT

Memontum Sidoarjo – Sejumlah pimpinan DPRD Sidoarjo mempertanyakan kasus dugaan penerimaan perangkat Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Timi Rahayu yang baru dilantik Kades Kedensari, Abdoel Mugheni. Ini menyusul santer adanya dugaan warga, jika perangkat yang lolos seleksi mengalahkan calon lainnya, Isma dalam seleksi menggunakan sistem Computer Asistend Test (CAT) di Unesa Surabaya itu tidak mahir menggunakan komputer.
Pertanyaan meragukan itu, salah satunya disampaikan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, M Taufiqulbar. Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini mempertanyakan seharusnya calon perangkat desa yang tidak bisa komputer atau gagap Teknologi Informasi (IT) tidak bisa lolos seleksi. Apalagi, tesnya menggunakan sistem CAT.
“Lah itu kok bisa diterima. Kan (perangkat) itu ikut tes dulu,” ucap M Taufiqulbar kepada Memo X (Grup Memontum.com), Rabu (19/12/2018).
Lebih jauh, Taufiqulbar menguraikan jika panitia seleksi (Pansel) di tingkat desa yang memproses calon perangkat harus diawasi. Tujuannya agar tidak ada permainan dan kejanggalan dalam penerimaan perangkat desa itu. Termasuk permainan yang tidak diinginkan.
“Seharusnya baik dari masyarakat, Camat maupun Dinas terkait dari Pemkab Sidoarjo siap melaksanakan pengawasan. Jangan sampai masalah terkuak pasca adanya pelantikan seperti saat ini,” tegasnya.
Kendati demikian, lanjut Taufiqulbar memaparkan tugas pengawasan selalu melekat di DPRD Sidoarjo. Namun, sayangnya Komisi A DPRD Sidoarjo sebagai mitra tidak pernah dilibatkan dalam setiap seleksi penerimaan calon perangkat desa.
“Tugas pengawasan memang melekat di dewan, tapi kami tidak pernah dilibatkan sejak awal. Tapi, giliran ada masalah baru kami (dewan) dapat pengaduan. Ibaratnya kami ini hanya pemadam kebakaran. Apakah bisa sistem seperti itu,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Nggodok, Desa Kedendari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo merasa tidak puas atas pelantikan perangkat desa baru, Timi Rahayu. Warga menduga ibu rumah tangga itu, ditengarai warga tidak mampu mengoperasikan komputer. Akan tetapi lolos seleksi sistem CAT dan dilantik Kades Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Abdoel Mugheni menjadi perangkat desa setempat. (Wan/yan)
















