Kota Malang

Aliansi Rakyat Malang Tuntut Kesejahteraan Buruh

Diterbitkan

-

Aliansi Rakyat Malang Tuntut Kesejahteraan Buruh

Memontum Kota Malang — Memperingati hari buruh internasional. Anggota Aliansi Rakyat Malang (ARM) menggelar unjuk rasa didepan Balai Kota Malang. Selama unjuk rasa berlangsung mendapatkan pengawalan dari anggota kepolisian Polres Malang Kota.

Sambil membentangkan poster, aktivis buruh yang berkoalisi dengan kelompok mahasiswa di Kota Malang menyuarakan beberapa tuntutannya yang ditujukan kepada pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Diantara tuntutan mereka adalah mendorong pemerintah agar mewujudkan demokrasi serta melindungi kebebasan berserikat, berekpresi dan berpendapat.

Aliansi Rakyat Malang menggelar unjuk rasa didepan Balai Kota Malang untuk memperingati hari buruh  ( memo x/ist)

Aliansi Rakyat Malang menggelar unjuk rasa didepan Balai Kota Malang untuk memperingati hari buruh ( memo x/ist)

Berikutnya mewujudkan kesejahteraan buruh dan menghapuskan sistem kontrak, out sourching, PHK sepihak. Lalu mewujudkan situasi lingkungan kerja yang ramah perempuan dan penyandang disabilitas. Menghentikan kriminalisasi, penangkapan dan intimidasi. Lantas mewujudkan pendidikan murah bagi seluruh generasi muda serta mewujudkan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

“Selama ini pemilik modal masih sering berlaku semena mena terhadap karyawannya. Padahal peranan buruh dalam perusahannya sangat penting. Pemerintah harus hadir untuk melindungi kepentingan buruh,” jelas korlap aksi ARM Agra Putut, Selasa (1/5/2018) pagi.

Menyikapi aksi buruh di Kota Malang, calon Walikota Malang Sutiaji menyatakan harus disikapi dengan arif dan bijaksana serta mengedepankan asaz musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Advertisement

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas