Connect with us

Kota Malang

Antusiasme BIAN Kelurahan Tasikmadu Tinggi, Target Imunisasi 8 Ribu Balita Lowokwaru Diharapkan Rampung

Diterbitkan

||

Antusiasme BIAN Kelurahan Tasikmadu Tinggi, Target Imunisasi 8 Ribu Balita Lowokwaru Diharapkan Rampung

Memontum Kota MalangCamat Lowokwaru-Kota Malang, Joao Maria Gomes DE Carvalho, memberikan apresiasi untuk Kelurahan Tasikmadu, yang sukses menggelar imunisasi bagi para Balita, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), yang dilakukan di Kelurahan Tasikmadu, Sabtu (06/08/2022).

Apresiasi tersebut diberikan, karena antusiasme warga Tasikmadu dalam mensukseskan gelaran BIAN. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diberikan doorprize bagi mereka yang turut berpartisipasi.

“Saya apresiasi luar biasa, dengan Tasikmadu. Karena, saya baru lihat pelaksanaan yang semacam ini pertama kali dan sangat luar biasa. Mungkin ini satu-satunya yang penyelenggaraan BIAN-nya luar biasa seperti ini,” ucap Camat Lowokwaru.

Pihaknya berharap, dengan pelaksanaan BIAN tersebut, bisa tepat sasaran dan bisa tercapai untuk semua targetnya. Utamanya, untuk Kelurahan Tasikmadu sendiri. Namun, nantinya juga akan dilakukan sweeping atau imunisasi dari rumah ke rumah.

“Saya yakin sasaran yang diharapkan ini bisa mendekati bahkan bisa tercapai sesuai target, kecuali kalau ada gangguan bayinya dalam kondisi tidak sehat. Tapi masih ada waktu untuk sweeping, jemput bola, imunisasi dari rumah ke rumah secara langsung,” jelasnya.

Baca juga:

Disebutkan, untuk target Balita yang mendapatkan imunisasi di wilayah Kecamatan Lowokwaru, ada sekitar 7 ribu hingga 8 ribu balita, dari total keseluruhan hampir 39 ribu Balita di Kota Malang.

Sementara itu, Lurah Tasikmadu, Adhi Kristanto, menjelaskan bahwa gelaran BIAN tersebut dilakukan selama dua hari. Yakni, mulai Jumat (05/06/2022) hingga Sabtu (06/08/2022). Untuk pelaksanaan Sabtu (06/08/2022), diikuti oleh empat RW di Kelurahan Tasikmadu.

“Untuk keselurahan ini kami ada enam Rw. Di hari ini ada sekitar 350 balita yang mengikuti, itu dari empat RW. Kalau kemarin, Jumat (06/08/2022) diikuti oleh dua RW,” ujar Adhi.

Dikatakannya, bahwa dalam pelaksanaan BIAN ini juga tentunya untuk melindungi para balita dari berbagai macam penyakit yang tidak diinginkan. Termasuk juga, untuk mencegah terjadinya stunting di Kota Malang.

“Karena selama dua tahun pandemi, mereka nggak bisa melakukan imunisasi. Harapannya, ini mereka bisa terlindungi dari berbagai penyakit. Insyaallah, juga menekan angka stunting, karena ini juga ada tambahan makanan,” lanjutnya.

Selain itu, menurutnya kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar, karena juga melibatkan beberapa pihak terkait. Termasuk kerjasama dari lurah, RT, RW setempat, PKK, Puskesmas, kader posyandu dan semua komponen terkait.

“Tentu kegiatan ini juga melibatkan pihak-pihak terkait. Alhamdulillah dapat dukungan dari para pihak tersebut, dan beberapa perusahaan yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, agar untuk lebih menyemangati antusiasme masyarakat juga diberikan sejumlah doorprize. Mulai dari Sembako, kipas angin, peralatan makan, tumbler, hingga dua unit sepeda untuk anak.

“Jadi tentu yang kita berikan juga bermanfaat untuk anak dan juga orang tuanya,” tuturnya.

Dari pantauan tim memontum.com, dari pukul 08.00 hingga 10.00, tidak henti-henti nya warga terus berdatangan untuk melakukan imunisasi bagi anak-anaknya. (rsy/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.